Showing posts with label MiliterIndo. Show all posts
Showing posts with label MiliterIndo. Show all posts

Sunday, October 30, 2016

Mengintip Sangga Buana, Tempat Para Prajurit Tangguh KOSTRAD TNI-AD Dilahirkan


Negara yang besar haruslah memiliki sumber daya yang kuat pula pulsker. Sumber daya tersebut terdiri dari kemampuan warga negaranya dan semua unsur dalam menjaga dan mempertahankan wilayah negara dari serangan pihak luar. Dan salah satu unsur utama daalam menjaga keamanan dan pertahanan wilayah negara adalah militer dari negara tersebut. Anggota militer juga tidak sembarangan, mereka adalah orang-orang pilihan yang memiliki kemampuan yang lebih dibanding yang lain.

Begitu juga dengan negara kita nih pulsker. Sejak dulu tentara dan militer kita dikenal tangguh dalam berbagai kondisi serta dikenal luas oleh dunia. Salah satunya adalah prajurit Komando Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD). Sejak masa pendidikan mereka di gembleng dengan disiplin tinggi pulsker. Tempat mereka mendapatkan pendidikan menjadi prajurit tangguh salah satunya Sangga Buana yang berada di wilayah Karawang, Jawa Barat. Seperti apa ya Sangga Buana ini?, ini dia beberapa fotonya sebagaimana dihimpun dari laman fanpage Teknologi dan Strategi Militer(TSM) yang disadur dari majalah Angkasa.
#1  Prajurit KOSTRAD dikenal luas karena kemampuan teknisnya di lapangan pulsker. Sudah banyak operasi militer maupun non-militer yang dijalankan satuan ini. Prajurit KOSTRAD adalah seorang prajurit sejati yang siap sedia kapan saja demi kepentingan bangsa. Inilah tampang sangar prajurit KOSTRAD saat menjalani latihan di Sangga Buana.
Prajurit KOSTRAD dikenal luas karena kemampuan teknisnya di lapangan pulsker. Sudah banyak operasi militer maupun non-militer yang dijalankan satuan ini. Prajurit KOSTRAD adalah seorang prajurit sejati yang siap sedia kapan saja demi kepentingan bangsa. Inilah tampang sangar prajurit KOSTRAD saat menjalani latihan di Sangga Buana.
#2  Sebagai pusat pelatihan militer, Sangga Buana memiliki luas sekitar 500 hektar lho pulsker. Selain sebagai latihan tentara tempat ini juga digunakan untuk kepentingan umum. Tapi bukan untuk kamping atau rekreasi, namun sebagai tempat pelatihan dan pengembangan diri serta pembentukan karakter. Pelatihnya pun prajurit KOSTRAD nih, jadi jangan main-main pulsker.
Sebagai pusat pelatihan militer, Sangga Buana memiliki luas sekitar 500 hektar lho pulsker. Selain sebagai latihan tentara tempat ini juga digunakan untuk kepentingan umum. Tapi bukan untuk kamping atau rekreasi, namun sebagai tempat pelatihan dan pengembangan diri serta pembentukan karakter. Pelatihnya pun prajurit KOSTRAD nih, jadi jangan main-main pulsker.
#3  Sangga Buana memiiliki sarana latihan yang digunakan untuk meningkatkan kecakapan prajurit KOSTRAD. Salah satunya adalah halang rintang yang menjadi materi pendidikan wajib bagi para prajurit KOSTRAD. Melintasi papan dengan lebar hanya 30 sentimeter ini bukan hal yang mudah pulsker.
Sangga Buana memiiliki sarana latihan yang digunakan untuk meningkatkan kecakapan prajurit KOSTRAD. Salah satunya adalah halang rintang yang menjadi materi pendidikan wajib bagi para prajurit KOSTRAD. Melintasi papan dengan lebar hanya 30 sentimeter ini bukan hal yang mudah pulsker.
Advertisements
#4  Selain itu kemampuan memasuki garis depan musuh juga menjadi materi wajib. Salah satunya adalah bagaimana bertahan menghadapi gempuran musuh dan peluru yang berterbangan dengan merangkak diantara lumpur. Ketangkasan adalah kunci utamanya dalam melakukan hal ini.
Selain itu kemampuan memasuki garis depan musuh juga menjadi materi wajib. Salah satunya adalah bagaimana bertahan menghadapi gempuran musuh dan peluru yang berterbangan dengan merangkak diantara lumpur. Ketangkasan adalah kunci utamanya dalam melakukan hal ini.
#5  Pelatihan yang tak boleh dilewatkan dan wajib bagi prajurit KOSTRAD adalah latihan intai tempur. Selain itu juga pelatihan pertempuran hutan, mobilisasi udara dan anti gerilya. Ini dia suasana saat prajurit KOSTRAD sedang melakukan latihan intai tempur. Keren ya pulsker, kayak di film-film. Tapi ini beneran lho ya?.
Pelatihan yang tak boleh dilewatkan dan wajib bagi prajurit KOSTRAD adalah latihan intai tempur. Selain itu juga pelatihan pertempuran hutan, mobilisasi udara dan anti gerilya. Ini dia suasana saat prajurit KOSTRAD sedang melakukan latihan intai tempur. Keren ya pulsker, kayak di film-film. Tapi ini beneran lho ya?.
#6  Kamuflase adalah hal yang utama dalam pengintaian musuh. Tujuannya agar tidak diketahui musuh dan semirip mungkin dibuat seperti objek disekitarnya. Tak hanya pakaian, wajah pun harus dicoreng dengan warna hitam dan hijau pulsker.
Kamuflase adalah hal yang utama dalam pengintaian musuh. Tujuannya agar tidak diketahui musuh dan semirip mungkin dibuat seperti objek disekitarnya. Tak hanya pakaian, wajah pun harus dicoreng dengan warna hitam dan hijau pulsker.
#7  Setelah melalui proses panjang pendidikan yang penuh dengan disiplin tinggi prajurit KOSTRAD siap ditugaskan sesuai misi dan operasi satuan. Wah, memang deh pulsker pasukan TNI kita keren-keren dan tangguh di segala medan. Maju terus pantang mundur demi bangsa dan negara !.
Setelah melalui proses panjang pendidikan yang penuh dengan disiplin tinggi prajurit KOSTRAD siap ditugaskan sesuai misi dan operasi satuan. Wah, memang deh pulsker pasukan TNI kita keren-keren dan tangguh di segala medan. Maju terus pantang mundur demi bangsa dan negara !.
Continue Reading →

Wednesday, October 26, 2016

Kronologi Penggrebekan Terduga Teroris di Magetan Menemukan Banyak Sajam, Buku Jihat dan Rompi



Seorang yang diduga teroris, Gatot Witono (50) warga Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan Kota, Kabupaten Magetan, ditangkap saat mengantarkan anaknya sekolah. Tepatnya di depan SD Al Usuwah  Jalan Mayjend Sutoyo. Penangkapan dilakukan sesaat setelah mengantarkan anaknya sekolah sekitar pukul 06.30 wib.


Tim Densus 88 dan Brimob Datasemen C Surakarta, pukul 07.00 Wib melakukan penggrebekan atau penggeledahan rumah Gatot di Selosari. Penggeledahan tersebut berlangsung sampai pukul 11.30 Wib.

Barang bukti yang disita terdiri dari 1 set komputer dan CPU, 16 buah sajam (2 pedang, 2 clurit, 5 pisau lempar, 7 pisau), 2 buah rompi,  3 buku tabungan, 5 buah HP, 6 buku tolkhu/ jihat, 1 lem, kalsium, arang, kaset, bahan almunium, 1 buah walkman, dan 3 buah kaset, 6 buah potongan paralon, paku dan 1 buah korek api, 8 buah baterai jam dinding, dan potongan kabel dan solasi.

Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, penangkapan dilakukan oleh oleh Tim Gegana Unit I Brimob Polda Jateng dan tim Intelkam Polres Magetan dipimpin AKP Dani Parijoto (Kasat IPP Polres Magetan). Dari hasil pengembangan penangkapan Sulistyono di Karanganyar Jateng, Gatot diduga kuat terlibat jaringan teroris.

Gatot Witono alias Sabarno Diduga berperan sebagai Anggota Jamaah Islamiyah bidang Divisi Pengamanan Logistik, Pencarian Jalur Logistik,Penyimpanan Logistik & Pengamanan Giat2 Pok jamaah islamiyah. Sementara sang istri dalah Puteri dr Kyai Bajuri ( salah 1 tokoh ulama  Kab. Magetan) pernah Bekerja di Puskesmas Panekan sebagai PNS. Tetapi mengundurkan diri dan membuka Praktek Dokter Umum di rumahnya

Di sisi lain, kasat Reskrim Polres Magetan AKP Partono yang dikonfirmasi terkait penggeledahan dirumah Gatot Witono menolak memberikan keterangan. "Kami hanya membantu saja. Memback up," kata AKP Partono

Dikatakan AKP Partono, penggeledahan rumah Gatot Witono disaksikan RT, Kepala Kelurahan, Babinsa dan Babinkamtibmas setempat. "Hanya mengamankan saja. Karena memang masuk dalam wilayah hukum kami," pungkasnya. [mit/but]
Continue Reading →

Wednesday, August 24, 2016

Untuk Palestina, Fans Celtic Kumpulkan 600 Juta Setelah UEFA Jatuhkan Hukuman

 

Bola.net - Fans Celtic berencana menyumbangkan dana senilai 15 ribu euro sebagai solidaritas untuk warga Palestina yang menjadi korban perang. Namun sumbangan yang dikumpulkan kini telah mencapai 46 ribu euro atau setara 673 juta Rupiah. Jumlah tersebut sudah tiga kali lebih banyak jika dibandingkan dengan denda yang akan dijatuhkan UEFA atas klubnya.

Klub dari Skotlandia ini pekan lalu harus berurusan dengan UEFA karena ratusan fans mengibarkan bendera Palestina sebagai aksi solidaritas kemanusiaan ketika menghadapi klub dari Israel Hapoel Be'er Sheva dalam playoff Liga Champions leg pertama di Glasgow.

Namun aksi tersebut dianggap telah melanggar peraturan UEFA. Sebab, otoritas sepakbola di Eropa tersebut memberlakukan peraturan dalam setiap pertandingan dilarang untuk menunjukkan ekspresi yang berkaitan dengan politik, ideologi atau agama.

Kasus ini akan naik meja pengadilan pada 22 September mendatang. Berdasarkan pengalaman, karena sebelumnya Celtic sudah pernah mendapat hukuman dalam kasus yang sama, mereka akan mendapat denda senilai 15 ribu euro.

Untuk menyamai denda tersebut, fans Celtic kemudian melakukan aksi untuk menyamai denda tersebut lewat website Gofundme. Pada hari Senin (22/8) malam, dana yang terkumpul sudah menyentuh angka 45 ribu euro, satu hari setelah aksi ini diluncurkan.

Klub yang saat ini dilatih oleh mantan pelatih Liverpool Brendan Rodgers ini akan menjalani leg kedua lawan Hapoel Be'er Sheva tengah pekan ini.
Continue Reading →

Thursday, July 28, 2016

Foto - Foto Alutsista AS Mendarat Di Banyuwangi Yang Akan Mengikuti Latihan Gabungan ‘Garuda Shield-10’


KALIPURO – Kapal kargo MV Intermarine Ocean Glory yang membawa barang-barang logistik peralatan tempur Amerika Serikat (AS) sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi pukul 18.30 Selasa (26/7) kemarin. Kedatangan  kapal berukuran besar itu membawa beberapa heli, panser, dan kendaraan tempur milik AS.

 

Peralatan itu akan dibawa ke Situbondo untuk Latihan Gabungan (Latgab) Garuda Latma Shil 2016 di Kecamatan Asembagus. Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi,  kapal kargo pembawa logistik perang itu sedikitnya mengangkut empat heli untuk pasukan dan satu heli palang merah.

  

Beberapa kendaraan tempur berjenis panser juga tampak diturunkan dari kapal dan selanjutnya dibawa ke Situbondo. Pengamanan di dalam pelabuhan  saat kapal besar itu datang  mendadak diperketat. Anggota Kostrad tampak bersiaga penuh  untuk mensterilkan pelabuhan.

 

Sebagian dari mereka membawa senjata laras panjang. Mereka menyebar di beberapa sudut pelabuhan. Sejak kapal sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, satu per satu  kendaraan perang Amerika itu diturunkan di halaman parkir pelabuhan.

 

Helikopter yang telah diturunkan dari kapal itu hingga sore kemarin tampak masih parkir di halaman pelabuhan untuk dilakukan pengecekan oleh tentara AS. ”Kapal Amerika ini sandar untuk menurunkan kendaraan tempur untuk selanjutnya dibawa ke Pantai Banongan, Kecamatan  Asembagus, Situbondo,” ujar salah satu petugas TNI yang  melakukan pengamanan.

 

Informasinya, Latihan Gabungan Garuda Latma Shil 2016 di Asembagus melibatkan ratusan personel pasukan dari Amerika  Serikat dan Indonesia. Banyaknya kendaraan tempur di Pelabuhan Tanjung Wangi itu tentu menarik perhatian warga.

 

Sayang, tentara Amerika Serikat tidak mengizinkan siapa pun mengambil gambar atau mendekat ke kendaraan perang Amerika Serikat itu.(radar)

 

Continue Reading →

Alutsista AS Tiba di Banyuwangi Melalui Pelabuhan Tanjungwangi dalam rangka ‘Garuda Shield-10’

 

Detik,com Puluhan alutsista milik pasukan militer Amerika Serikat (AS), dikirim ke pusat latihan tempur di Karangtekok, Situbondo, Rabu (27/7/2016). Kedatangan alat perang milik negeri Paman Sam tersebut serangkaian persiapan latma Garuda Shield-10 bersama TNI di Situbondo.

Alutsista tersebut sebelumnya tiba di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Selasa (26/7) malam. Perlengkapan tempur militer AS diangkut menggunakan kapal kargo ‘Ocean Glory’. Begitu kapal raksasa tiba, pengamanan pelabuhan langsung diperketat. Usai pemeriksaan manifest dan imigrasi, pembongkaran alat tempur langsung digelar hingga Rabu sore.

Pantauan di detikcom di lapangan, 22 kontainer yang diturunkan dari kapal. Seluruhnya berisi alat tempur. Diantaranya, beberapa kendaraan tempur lapis baja. Terlihat juga empat helikopter bertuliskan United States Militery. Sepintas, alat perang ini mirip jenis Apace. Usai diperiksa militer AS, seluruh peralatan itu langsung dinaikkan ke trailer.

Selama proses pengecekan peralatan tempur, militer AS terlihat esktra hati-hati mengawasi kondisi di pelabuhan. Tim dari Kostrad bersenjata laras panjang juga menjaga ketat areal pelabuhan di utara Pelabuhan ASDP Ketapang. Bahkan dibuat steril, hanya petugas khusus diperbolehkan masuk.

Kasi Lalu Lintas Laut Satuan Otoritas Pelabuhan Tanjungwangi, Subagio membenarkan kedatangan kapal tangker yang membawa alat tempur militer AS. Namun, pejabat ini tak merinci jenis alat tempur apa saja yang dibawa.

“Kami hanya berwenang memberikan izin berlabuh kapal dari AS ini. Untuk lain-lain, di luar wewenang kami,” jelasnya.

Kedatangan peralatan tempur militer AS ini sempat menarik perhatian warga di sekitar pelabuhan. Namun, mereka tak bisa mendekat. Latihan bersama militer AS dan TNI AD rencananya akan digelar hingga pertengahan Agustus mendatang. Ini merupakan latihan rutin setiap tahun. (detik,com)



Radar Banyuwangi KALIPURO – Kapal kargo MV Intermarine Ocean Glory yang membawa barang-barang logistik peralatan tempur Amerika Serikat (AS) sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi pukul 18.30 Selasa (26/7) kemarin. Kedatangan  kapal berukuran besar itu membawa beberapa heli, panser, dan kendaraan tempur milik AS.

Peralatan itu akan dibawa ke Situbondo untuk Latihan Gabungan (Latgab) Garuda Latma Shil 2016 di Kecamatan Asembagus. Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi,  kapal kargo pembawa logistik perang itu sedikitnya mengangkut empat heli untuk pasukan dan satu heli palang merah.

Beberapa kendaraan tempur berjenis panser juga tampak diturunkan dari kapal dan selanjutnya dibawa ke Situbondo. Pengamanan di dalam pelabuhan  saat kapal besar itu datang  mendadak diperketat. Anggota Kostrad tampak bersiaga penuh  untuk mensterilkan pelabuhan.

Sebagian dari mereka membawa senjata laras panjang. Mereka menyebar di beberapa sudut pelabuhan. Sejak kapal sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, satu per satu  kendaraan perang Amerika itu diturunkan di halaman parkir pelabuhan.

Helikopter yang telah diturunkan dari kapal itu hingga sore kemarin tampak masih parkir di halaman pelabuhan untuk dilakukan pengecekan oleh tentara AS. ”Kapal Amerika ini sandar untuk menurunkan kendaraan tempur untuk selanjutnya dibawa ke Pantai Banongan, Kecamatan  Asembagus, Situbondo,” ujar salah satu petugas TNI yang  melakukan pengamanan.

Informasinya, Latihan Gabungan Garuda Latma Shil 2016 di Asembagus melibatkan ratusan personel pasukan dari Amerika  Serikat dan Indonesia. Banyaknya kendaraan tempur di Pelabuhan Tanjung Wangi itu tentu menarik perhatian warga.

Sayang, tentara Amerika Serikat tidak mengizinkan siapa pun mengambil gambar atau mendekat ke kendaraan perang Amerika Serikat itu.(radar)
Continue Reading →

Tuesday, July 19, 2016

Cerita Baku Tembak yang Sampai Menewaskan Terduga Santoso Hingga Proses Evakuasi Yang Sulit Karena Hujan Deras

 

Tim Satgas Tinombala yang terdiri dari gabungan Polisi dan TNI berhasil menembak mati dua orang yang salah satunya diduga Santoso. Baku tembak terjadi di dekat sungai yang berada di dalam hutan di Poso.

Informasi yang diterima detikcom dari anggota Satgas Tinombala, Selasa (19/7/2016), baku tembak terjadi tepatnya di hutan yang berada di kawasan Tambarana, Poso Pesisir Utara, Sulteng. Lokasinya berjarak 60 Km dari Poso.

Pada Senin (18/7) sekitar pukul 16.00 Wita, satu regu tim Satgas Tinombala sedang melakukan pencarian di dalam hutan. Saat itu, tim melihat ada 3 orang yang berada di sebuah gubuk. Di sekitar gubuk, terlihat sayur dan ubi berserakan, diduga untuk menutupi jejak.

Di dekat gubuk ada sebuah sungai dan di seberang sungai itu tim Satgas Tinombala melihat dua orang laki-laki. Kedua orang itu membawa senjata laras panjang.

Kontak senjata langsung terjadi, dua orang yang berada di seberang sungai tewas setelah timah panas dari salah satu prajurit Raider Kostrad bersarang di tubuhnya. Sementara itu, tiga orang yang sebelumnya terlihat di gubuk langsung kabur menyeberangi sungai. Tiga orang itu diketahui terdiri dari 2 wanita dan satu pria.

Salah satu orang yang tewas diduga adalah Santoso, pemimpin Mujahidin Indonesia Timur yang selama ini dicari. Ciri-cirinya sangat mirip dengan Santoso, yakni berambut panjang, berjenggot dan ada tahi lalat di dahi. Namun, hingga saat ini belum bisa terkonfirmasi apakah benar yang tertembak adalah Santoso.

"Memang ada tanda-tanda tahi lalat di dahinya yang menjadi ciri khas Santoso. Tapi sekali lagi saya belum bisa konfirmasi, teman-teman juga sedang melakukan evakuasi untuk identifikasi siapa yang bersangkutan," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Senin (18/7) malam.

"Ya mudah-mudahan itu yang bersangkutan (Santoso)," tegas Tito.

Sejak semalam, tim Satgas Tinombala langsung melakukan evakuasi terhadap dua jenazah. Meski tengah malam tadi hutan Poso diguyur hujan deras, evakuasi tetap berlanjut.

Rencananya, hari ini kedua jenazah akan dibawa ke RS Bhayangkara Palu untuk diidentifikasi. Polisi akan menghadirkan kerabat Santoso untuk membantu proses identifikasi.

Tim Satgas Tinombala hingga Selasa (19/7) dini hari waktu Poso, masih terus melakukan evakuasi dua jenazah yang diduga salah satunya adalah Santoso. Saat ini, pegunungan di sekitar Poso sedang diguyur hujan deras yang membuat proses evakuasi semakin sulit.

"Saat ini sedang hujan deras, proses evakuasi menjadi lebih sulit. Tapi hingga saat ini masih berjalan," ujar anggota tim Satgas Tinombala, Kolonel Yudha saat dikonfirmasi detikcom, Senin (18/7/2016) pukul 23.00 WIB.

Kolonel Yudha menjelaskan, komunikasi sangat sulit dilakukan dengan tim yang berada di lapangan karena posisi baku tembak di tengah hutan. Karena itu hingga saat ini belum bisa terkonfirmasi pria berjenggot dan bertahi lalat yang tewas setelah ditembak prajurit Raider Kostrad yang tergabung dalam Satgas Tinombala adalah Santoso, pimpinan MIT yang menjadi buron bertahun-tahun.

"Kami di sini juga belum bisa mengonfirmasi, komunikasi sangat susah. Yang di lapangan juga sulit mengirim foto karena kendala sinyal," jelas Yudha.

"Lebih baik tunggu sampai kami berhasil evakuasi, baru bisa dipastikan identitasnya," tegasnya.

Baku tembak antara tim Satgas Tinombala dengan kelompok Santoso terjadi pada pukul 17.00 WIT di hutan yang berjarak 60 Km dari Poso. Lokasi kejadian tepatnya berada di Tambarana, Poso Pesisir Utara, Sulteng. 
Continue Reading →

Monday, July 18, 2016

Atas Mandat PBB, Pasukan TNI Bisa Masuk Filipina Untuk Bebaskan Sandera

 

Sejumlah Warga Negara Indonesia masih menjadi korban penyanderaan kelompok militan di perairan Filipina. Sampai saat ini, pemerintah masih berusaha keras agar sandera-sandera itu dapat segera bebas.

Anggota Komisi I DPR, Charles Honoris mengatakan, untuk keselamatan nyawa para sandera, perlu adanya upaya operasi pembebasan (humanitarian intervention). Di mana militer negara asing atau pasukan yang diberikan mandat oleh PBB bisa saja masuk ke wilayah kedaulatan sebuah negara untuk menyelamatkan nyawa manusia dan menghindari terjadinya pembunuhan massal.

"Ini pernah dilakukan Amerika Serikat di Kosovo pada tahun 1990-an. Humanitarian Intervention bisa dijadikan preseden pembebasan WNI yang disandera Abu Sayyaf," ujar Charles, Jakarta, Minggu (17/7).

Politikus PDIP itu menambahkan, untuk menghindari polemik dipilih menggunakan terminologi operasi pembebasan ketimbang operasi militer. UU Filipina memang tidak mengijinkan militer asing untuk beroperasi di wilayah kedaulatannya.

"Namun, saya rasa operasi pembebasan untuk menyelamatkan manusia tidak dilarang. Tidak bedanya dengan operasi-operasi penyelamatan yang melibatkan militer asing dalam hal bencana alam seperti longsor dan gempa bumi," jelasnya.

Charles menegaskan, operasi pembebasan terhadap sandera WNI harus segera dilakukan. Oleh sebab itu, kasus penyanderaan ini jangan dibiarkan terlalu lama. Terlebih Pemerintah RI sudah dengan tegas menyatakan tidak akan membayarkan uang tebusan.

"Sedangkan kita ketahui penculikan-penculikan ini bukan didasarkan oleh faktor ideologis tetapi semata-mata untuk mencari uang. Makin lama sandera ditahan oleh kelompok Abu Sayaf maka makin berbahaya pula nyawa para sandera," kata Charles.

Dia meyakini bila militer Filipina sudah memiliki koordinat lokasi para sandera dan penyanderanya. Apalagi sudah ada komitmen bantuan dari Indonesia dan Malaysia.

Jika sumber daya intelijen militer negara-negara di kawasan bisa dimaksimalkan, dia yakin pembebasan sandera bukan hal yang mustahil dilakukan. TNI pun sudah berkali-kali menyatakan kesiapan dan kesanggupan untuk melakukan operasi pembebasan.

"Sebagai negara yang sudah meratifikasi International Convention against the Takings of Hostages (Konvensi Internasional tentang Penyanderaan) Filipina diwajibkan untuk melakukan segala upaya untuk memastikan pembebasan sandera, termasuk melalui upaya multilateral," terang Charles.

"Kami di Komisi I DPR mendukung penuh upaya melakukan operasi pembebasan apapun itu bentuknya. Ini harus dilakukan segera dan tidak lagi bisa menunggu. Penyelamatan nyawa para sandera harus diutamakan di atas kepentingan politik apapun," tandasnya.
Continue Reading →

Simak menariknya proses peluncuran BRIsat hingga ke ruang angkasa!

 

Indonesia adalah negara yang luas dengan ribuan pulaunya yang dipisahkan lautan dan samudera. Kita tentu sadar bahwa hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi pihak atau perusahaan yang punya prioritas terhadap 'cakupan.'

Begitu pula dengan bank, yang mengandalkan berbagai layanan sebagai fasilitas utama bagi nasabah. Namun jika infrastruktur yang mendukung layanan tersebut saja belum sampai ke setiap jengkal di Indonesia, hal ini tentu masih menjadi hal yang sulit.

Oleh karena itu, BRI menjadi pionir bank di dunia yang meluncurkan satelit milik mereka sendiri. Mungkin tampak jadi sebuah ide gila di mana sebuah bank secara utuh memiliki sistem satelit komunikasi sendiri. Namun di 2013 silam, BRI mulai mencoba untuk memikirkan apakah hal tersebut memungkinkan untuk terjadi. Pasalnya, satelit adalah teknologi terbaik yang memungkinkan seluruh nusantara bisa tercakup. Jika hal ini terjadi, akses layanan perbankan bagi semua layanan akan tercipta.

Peluncurannya pun menjadi hal yang menarik untuk disimak kisahnya. Dimulai dari persiapan peluncuran yang dilakukan di Kourou, Guyana Perancis. Kourou sendiri ditunjuk oleh Arianespace selaku produsen kendaraan peluncur, karena di sana adalah tempat yang strategis untuk melontarkan roket berisi satelit ke angkasa. Salah satu keuntungan dengan meluncurkan dari Kourou adalah letaknya yang berada di 5 derajat Lintang Utara, membuatnya lebih dekat ke garis khatulistiwa.

Di waktu peluncuran, BRIsat yang memiliki bobot 3,5 ton disandingkan bersama satelit Echostar XVIII yang memiliki berat 6,5 ton. Total Ariane 5, roket peluncur Arianespace, punya kemampuan untuk mengangkut 10 ton ke angkasa. Peluncuran yang dikenal sebagai 'dual launch' ini menempatkan satelit yang lebih berat berada di atas, dan bertumpu pada pemisah kedua satelit.


Persiapan peluncuran 2016 Merdeka.com
 
Satelit yang diproduksi oleh Space System/Loral dari Palo Alto, California, Amerika Serikat, sudah tiba di Kourou sejak 30 hari sebelum peluncuran. Dalam 30 hari, 19 hari pertama digunakan untuk berbagai persiapan satelit sebelum masuk kendaraan peluncur. Sisa 11 hari adalah proses penyatuan satelit dengan kendaraan peluncur. Berikut adalah linimasa proses penyatuan satelit dengan kendaraan peluncur:
H-11: Satelit Echostar disambung dengan adaptor
H-10: Satelit Echostar disambung dengan CCU (Container Charge Utile)
H-9: BRIsat disambung dengan adaptor, sedangkan Echostar diletakkan di atas 'SYLDA' yang merupakan pemisah antara dua satelit tersebut.
H-8: BRIsat disambung dengan CCU (Container Charge Utile)
H-7: BRIsat diletakkan di atas kendaraan peluncur, sembari mengisi baterai satelit.
H-6: Echostar bersama SYLDA disambung ke kendaraan peluncur
H-5: Pengisian baterai kedua satelit
H-4: Rehearsal peluncuran oleh kedua penanggung jawab satelit
H-3: Pengisian kembali baterai satelit
H-2: Hari terakhir akses ke satelit sebelum satelit dipersiapkan untuk meluncur
H-1: Kendaraan peluncur yang sudah berisi kedua satelit dibawa ke landasan peluncuran
H-0: Hari peluncuran tiba.

Semua hal sudah dijalankan sesuai dengan rencana, namun peluncuran mengalami delay karena anomali teknis dari sisi kendaraan peluncur. Menurut Arianespace, masalah ditemukan pada roket peluncur, yakni VA203. Sama sekali tak ada masalah dari sisi satelit.

Peluncuran pun mundur selama 9 hari ke tanggal 17 Juni 2016 waktu Kourou. Namun cuaca yang berangin tidak memungkinkan roket untuk meluncur dan harus mengalami delay lagi untuk meluncur keesokan harinya. Jika dipaksa untuk meluncur, serpihan roket akan menghujam pemukiman penduduk.


Proses lift-off 2016 Merdeka.com
 
Akhirnya, sesuai jam yang ditargetkan yakni 18 Juni pukul 18.38 waktu Kourou, atau 19 Juni dini hari waktu Indonesia, BRIsat berhasil meluncur. Di tengah cuaca yang cerah tanpa halangan, roket VA230 berhasil membawa BRIsat ke GTO, atau orbit geostasioner.

Proses yang dilakukan segera setelah lift-off adalah:
1. Pelepasan 2 Solid Rocket Booster pada detik ke 141
2. Pelepasan Fairing pada detik ke 195
3. Shut down dan pelepasan Main Engine pada detik ke 539
4. Upper stage ignition pada detik ke 543
5. Cut-off Upper stage pada detik ke 1.517
6. Pelepasan Echostar XVIII pada detik ke 1.754
7. Pelepasan Sylda pada detik ke 2.073
8. Pelepasan BRIsat pada detik ke 2.525

Semua proses ini dilalui dengan lancar, dan BRI sukses menjadi Bank pertama di dunia yang meluncurkan dan mengoperasikan satelit sendiri. Tak cuma bagi BRI, Arianespace selaku manufaktur kendaraan peluncur juga mencetak beberapa rekor. Mulai dari rekor bobot baru yang dibawa roket Ariane 5, yakni 10,730 ton, serta 72 kali misi sukses untuk Ariane 5.
Continue Reading →

Foto-foto Dramatis TNI di Medan Tugas Ataupun Kesehariannya yang Membuat Rakyat Haru

 

Sangar dan tangguh, begitu pandangan pertama saat orang-orang melihat barisan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat melintas di depan mata. Dengan seragam loreng hijau yang dikenakan, mereka nampak seperti prajurit yang profesional, dan siap menjalankan tugas tanpa kenal lelah.

Di balik kesangaran dan ketangguhan, para prajurit ini tetap terlahir sebagai manusia biasa. Mencintai rakyat kecil merupakan bagian dari tugas mereka.

Ada sejumlah momen di mana prajurit tetap menunjukkan sisi kemanusiaan, baik saat berlatih maupun ketika berada di tengah tugas. Berikut foto-foto dramatis TNI yang dikumpulkan merdeka.com:

Penuhi Nazar di depan makam ayah
Dengan bertelanjang kaki sambil memegang erat foto sang ayah dan bendera merah putih yang telah dilipat, Rayski Bagus Mandala Putra berlari menuju makam sang ayah. Pemuda yang biasa disapa Pikki itu berlari ke tempat peristirahatan terakhir sang ayah untuk menepati nazarnya, jika ia menjadi anggota TNI.

Foto ini langsung menjadi viral di dunia maya, dan membuat netizen terharu. Ayah Pikki sendiri merupakan anggota Kopassus dengan pangkat terakhir Sersan Mayor. Namun, janji itu tetap ditepatinya. Foto ini disebar luas oleh akun Facebook Greafik Ltk.

Berbagi mi instan di tengah asap

Foto dua anggota TNI ini yang tengah menangani kebakaran hutan dan lahan bikin heboh di media sosial. Foto ini pun menjadi viral di media sosial.

Dalam foto tersebut terlihat kedua anggota TNI itu terlihat kompak bukan cuma dalam menangani kabut asap, namun juga ketika beristirahat. Kekompakannya nampak terlihat saat seorang anggota TNI tengah memberikan mi instan yang belum matang kepada rekannya.

Salat minta hujan saat tiba di medan tugas

Setelah melakukan perjalanan selama berjam-jam menuju lokasi kebakaran hutan, para prajurit ini tidak lantas berleha-leha. Mereka lantas menggelar salat istisqa di sekitar landasan untuk meminta hujan.

Foto tersebut disebarluaskan oleh akun Facebook Eka Wijayanti. Dia memperlihatkan seluruh prajurit berpakaian loreng sedang bersujud kepada Allah SWT agar bencana kabut asap bisa ditangani.

Gendong nenek seberangi jembatan darurat

Foto ini didapatkan dari akun Instagram @indonesian_spetsnaz, yang memperlihatkan seorang anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) saat ditugaskan ke lokasi bencana alam. Dia rela mengangkat nenek yang tidak dikenalnya dan menyeberangkannya ke tempat yang aman.

Setiap langkah harus diperhitungkan dengan baik, jika salah dia dan nenek tersebut bisa kehilangan nyawa. Ditambah lagi titian jembatan yang licin akibat siraman hujan dan aliran air di bawahnya nampak deras.

Memberi sedekah pada pengemis

Akun Instagram @indonesian_spetsnaz juga memamerkan foto haru yang membuat banyak orang menitikkan air matanya. Pada foto itu nampak barisan prajurit sedang berlatih fisik dengan berlari, latihan ini biasa dilakukan di semua tangsi militer.

Yang bikin haru adalah, satu di antara seluruh prajurit, ada yang tetap memberikan sedekah kepada ibu tua. Ibu tersebut duduk seorang diri, dan nampak terkejut ketika menerima lembaran rupiah dari prajurit baik hati itu.

Itulah beberapa foto prajurit TNI yang bikin banyak orang terharu.
Continue Reading →

Friday, July 15, 2016

CIA yakin bom bunuh diri beruntun di Saudi ulah ISIS

 

Merdeka.com - Insiden tiga bom yang terjadi dalam satu hari bersamaan di Arab Saudi menjelang Hari Raya Idul Fitri pekan lalu diterangkan Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) sebagai ulah Negara Islam Irak dan Syam (ISIS). Direktur CIA Brennan mengatakan itu adalah sebuah khas operasi militan khilafah.

Meski CIA mengindikasi bila insiden adalah aksi ISIS, hingga sepekan berlalu belum ada pihak mana pun yang mengklaim bertanggungjawab. Tujuh orang diyakini menjadi korban tewas dan dua lainnya luka-luka di penyerangan Madinah, tepatnya di sebuah masjid di Qatif dan barat Jeddah, sebuah pusat ekonomi tidak jauh dari konsulat Amerika Serikat.

"Tiga penyerangan tersebut saya rasa adalah pekerjaan dari ISIS," kata Brennan di sebuah acara di Washington, seperti dikutip dari laman Al Arabiya, Kamis (14/7).

Menurutnya kehadiran ISIS adalah ancaman sangat-sangat serius, tidak hanya untuk Eropa dan Amerika Serikat tetapi juga di dalam Arab Saudi sendiri, terangnya kepada para pendengar di Institut Brookings. "Arab Saudi adalah bagian dari koalisi Amerika Serikat dalam menggempur mereka di Irak dan Suriah".

Tahun lalu, otorituas Saudi mengumumkan telah membongkar jaringan kelompok ISIS yang berisi ratusan tersangka. Ulama besar Saudi, Sheikh Abdulazziz al Sheikh juga telah mendeklarasikan bila kelompok tersebut adalah musuh Islam.
Continue Reading →

BREAKING NEWS : Video Detik - Detik Teror Truk Di perancis Yang Memakan Korban 60 Orang Lebih

 

Korban jiwa tabrakan bus terus bertambah dengan 60 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami cedera.

Berdasarkan rekaman video, insiden ini terjadi saat warga tengah berkerumun untuk merayakan Bastille Day yang terkenal dengan Promenade des Anglais di Prancis.

Setelah menabrakkan mobil ke orang-orang, sopir truk kemudian mulai melancarkan tembakan. Polisi yang sudah berada di tempat kejadian langsung membalas tembakan tersebut. Saat ini, sopir truk dilaporkan telah meninggal dunia akibat terkena tembakan.

"Kami hampir mati. Ini seperti berhalusinasi. Truk itu berjalan secara berkelok-kelok ke arah kami," ujar seorang saksi mata i-Tele, sebagaimana dilansir Sky News, Jumat (15/7/2016).


"Truk itu menabrak segalanya . Orang-orang, pohon dan lainnya. Kami tidak pernah melihat sesuatu seperti ini. Beberapa orang bahkan tergantung di pintu dan mencoba untuk menghentikan laju truk," ujar salah seorang saksi.

Menurut saksi lain, pengemudi bahkan melaju kencang sepanjang jalan hingga 2-3 mil dan terus menabrak orang-orang di sepanjang jalan.

Sebuah gambar menunjukkan bagian depan truk putih penuh dengan lubang peluru.

Insiden itu terjadi saat penonton berkumpul untuk menyaksikan kembang api di tepi pantai Kota Nice, Prancis.

Rekaman dramatis itu menunjukkan puluhan orang panik dan berlarian dari lokasi kejadian.

"Orang-orang berjalan. Mereka panik. Truk itu menabrak semua orang," ujar seorang wartawan di tempat kejadian.

"Setiap orang mengalami luka. Ada banyak orang terluka tanpa diragukan lagi."



Continue Reading →

Rusia Bangun Jet Pengebom Hipersonik, Bisa Keliling Dunia dalam 2 Jam

 

MOSKWA, KOMPAS.com Rusia sedang membangun pesawat hipersonik pembawa bom nuklir yang dapat menjangkau berbagai tempat, termasuk mengelilingi bumi hanya dalam dua jam.
 Pesawat pengebom siluman itu dapat mencapai target di mana saja di dunia ini, seperti dirilis Daily Express dan Daily Mail, Kamis (14/7/2016).

Pesawat pengebom nuklir bernama PAK-DA itu akan mengudara sekitar awal tahun 2020.

Menurut media Inggris itu, pesawat tersebut dapat menembakkan senjata atom atau hulu ledak nuklir dari ruang angkasa dan menarget tepat pada sasarannya.

Uji coba mesin pesawat itu akan dilakukan pada pameran militer pada Forum Teknologi Militer Internasional yang akan diadakan Moskwa, ibu kota Rusia, 6-11 September 2016..

Kolonel Jenderal Sergei Karakayev, komandan Pasukan Rudal Strategis Rusia mengakui kalau pesawat pengebom itu sedang dipersiapkan.

Mesin pesawat sudah sukses dalam diuji coba di Akademi Militer Serpukhovo.

"Sebuah mesin untuk pesawat luar angkasa berhasil dikembangkan di Akademi Pasukan Roket Strategis," ujarnya.

Tujuan diciptakan pesawat ini adalah untuk mengawasi wilayah udara Rusia dari luar angkasa.
"Gagasannya bahwa pesawat hipersonik pengebom itu akan take off dari landasan pacu normal di pangkalannya untuk patroli wilayah udara Rusia,” kata Karakayev.

Jika diperintahkan,  maka pesawat tersebut akan terbang ke luar angkasa dan menembak target dengan hulu ledak nuklir, dan kemudian kembali ke pangkalan.

Jet hipersonik itu akan memiliki dua mesin dan dimaksudkan untuk menggantikan model yang sudah tua yakni pengebom jarak jauh Tu-160, Tu-95MS, dan Tu-22M3.

Selain Rusia, Inggris juga mengembangkan jet supersonik yang begitu cepat itu yang dapat melebihi kecepatan rudal dan meninggalkan atmosfer Bumi untuk mencapai target dalam beberapa menit.

Menggabungkan teknologi jet dan roket, pesawat Inggris itu memiliki potensi untuk merevolusi penerbangan hipersonik dan dapat mengakses ruang angkasa lebih cepat.
Continue Reading →

Thursday, July 14, 2016

Kemlu tekan Malaysia untuk bertanggung jawab atas keselamatan ABK

 
Kementerian Luar Negeri Indonesia terus melakukan koordinasi guna penyelamatan anak buah kapal phukat LLD 113/5/F, yang disandera oleh lima orang kelompok bersenjata di perairan Lahad Datu, Sabah, Malaysia. Komunikasi dilakukan secara terus menerus dalam upaya mendorong perusahaan bertanggung jawab pada keselamatan para ABK.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kemlu Lalu Muhammad Iqbal menyebutkan, pada prinsipnya, pemerintah Malaysia juga berkoordinasi dengan perusahaan untuk menyelamatkan para ABK warga negara Indonesia.

"Tanggung jawab kami (Kemlu) adalah berkomunikasi terus dengan perusahaan dan mendorong mereka, serta memastikan mereka bertanggung jawab pada keselamatan WNI kita," ujar pria akrab disapa Iqbal ini, saat ditemui di kantornya, Rabu (13/7).

Selain itu, Iqbal menyebutkan, komunikasi perusahaan pemilik kapal dengan keluarga ABK disandera juga berjalan cukup baik. Hari ini, salah sau pihak keluarga datang ke Malaysia untuk bertemu dengan pemilik kapal.

"Komunikasi dengan pemilik kapal terus terjalin. Hari ini, salah satu pihak keluarga ke Sabah untuk bertemu dengn pemilik kapal," lanjut dia.

Sementara itu, selain terus mendorong pihak perusahaan untuk bertanggung jawab, pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pertahanan, mengirimkan utusan khususnya untuk pergi ke Kuala Lumpur membahas mengenai masalah ini.

"Ada orang Kemhan ke KL, mereka membahas juga mengenai masalah ini dengan pihak-pihak di Malaysia. Menlu Retno dengan Menlu Malaysia juga terus membahas masalah ini," ucapnya.

Sementara itu, Konsulat Jenderal RI di Tawau juga terus melakukan koordinasi. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu akan melakukan trilateral untuk semakin memantapkan hasil pertemuan sebelumnya di Yogyakarta.

Tiga WNI disandera oleh lima orang bersenjata menggunakan speed boat di wilayah Sabah, Malaysia. Para WNI ini kemudian di bawa ke wilayah Tawi-Tawi di Filipina Selatan.
Continue Reading →

Wednesday, July 13, 2016

Boyong Trofi, Ronaldo dkk Pulang Dikawal F-16

 
Untuk kali pertama, timnas Portugal pulang dengan memboyong trofi Piala Eropa. Skuat asuhan Fernando Santos mengalahkan tuan rumah Perancis 1-0 di final Piala Eropa, Minggu (10/7) di Stade de France.

Bagi Cristiano Ronaldo pengalaman ini bisa jadi sekali dalam seumur hidupnya membawa pulang trofi ke Portugal. Bahkan, sekali dalam seumur hidup pula bagi para pemain Selecao pulang dikawal dengan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Paris menuju Lisbon.

Ya, Ronaldo dkk menumpang pesawat Boeing 737 dengan dikawal dua pesawat tempur F-16 sesampainya di langit Portugal.


Salah satu pemain Portugal, Joao Moutinho, merekam peristiwa langka nan membanggakan tersebut dan dimuat dalam akun Instagram-nya. "Kami dikawal," tulisnya dalam akun Instagram yang disambut para netizen lainnya.

Entah untuk pengamanan khusus atau sekadar proyek monumental, dua pesawat tempur dari Angkatan Udara Republik Portugal itu setia menemani rombongan tim Selecao.

Tampak dari rekaman Moutinho melalui jendela kabin pesawat, dua pesawat F-16 Portugal terbang mendekat. Mereka seolah ingin pula menyapa sekaligus mengawal rombongan selamat sampai tujuan.

Maklum, dalam pesawat bukan hanya terdapat rombongan timnas Portugal, tapi trofi yang menjadi simbol kebesaran sepak bola di Eropa.

Sesampainya di Bandara Internasional Lisbon, Senin (11/7) siang waktu setempat, rombongan disambut bak pahlawan yang baru saja menang dalam pertempuran.

Pesawat jenis Boeing 737 yang mereka tumpangi dihujani air dari selang pemadam kebakaran berwarna Merah dan Hijau.

Warna itu merupakan representasi dari bendera Portugal yang selalu menjadi warna dominan di jersey timnas mereka. (bac)
Continue Reading →

Tuesday, July 12, 2016

Komandan China puji kehebatan pasukan TNI selesaikan tugas


Komandan China puji kehebatan pasukan TNI selesaikan tugas

Di Laut China Selatan, ketegangan sempat timbul antara Indonesia dan China. Namun di Republik Demokratik Kongo, komandan pasukan asal China tak bisa menyembunyikan kekagumannya melihat pasukan TNI.

Pasukan zeni TNI di Kongo sedang bertugas di bawah bendera PBB. Salah satu tugasnya adalah membangun jalur pacu bandara Mavivi.

"Saya dapat melihat secara langsung bagaimana Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-M/Monusco melaksanakan pekerjaan pembangunan Base Course Runway Bandara Mavivi pada malam hari. Melihat hasil yang telah dicapai sampai dengan saat ini (92,77%), saya selaku Force Engineering merasa puas dan kagum terhadap kinerja yang dicapai oleh Kontingen Kompi Zeni TNI," kata Letkol Miao Jian.

Letkol Miao Jian asal negara China adalah Force Engineering Head Quarter Monusco (Mission de LOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) yang merupakan atasan seluruh Kontingen Zeni yang terdapat di Monusco.

Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-M/Monusco yang berjumlah 175 personel terdiri dari TNI AD, AL dan AU di bawah pimpinan Letkol Czi Sriyanto.

Pernyataan yang disampaikan Letkol Miao Jian bukan tanpa alasan, karena dia sangat memahami terdapat hambatan-hambatan dan kendala ataupun keterbatasan yang dialami pasukan garuda dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan Base Course Runway Bandara Mavivi ini.

"Satgas Kompi Zeni TNI dengan segala kemampuan tehnis yang mereka miliki didukung dengan manajemen personel yang baik serta semangat kerja yang tinggi mampu melaksanakan pekerjaan pembuatan Base Course Runway Bandara Mavivi tersebut dengan standar tinggi," tuturnya.

Menurut Letkol Miao Jian, alokasi waktu yang diberikan kepada Kompi Zeni TNI dalam projek pembuatan Base Course ini adalah 130 hari. Namun, sampai dengan saat ini, Satgas Kompi Zeni TNI baru menggunakan 90 hari kerja, akan tetapi diperkirakan pekerjaan tersebut akan mampu diselesaikan kurang lebih dalam waktu 7 hari lagi. Perkiraan tersebut sangat beralasan, apabila melihat prosentase progress hasil pekerjaan harian rata-rata yaitu 0,98%.

Letkol Miao Jian yang didampingi oleh Letda Czi Paskalis Bensin (Danton TOB) juga menyampaikan rasa bangga dan memberikan apresiasi sangat positif atas dedikasi yang sudah dilaksanakan oleh Kontingen Indonesia.

"Setiap pekerjaan atau tugas yang diberikan kepada Satgas Kompi Zeni TNI baik yang berupa tugas key, major maupun minor dapat diselesaikan dengan sempurna dan lebih cepat dari waktu yang diperkirakan," ujarnya.

Di akhir peninjauannya dan akan meninggalkan lokasi pekerjaan, Force Engineering HQ Monusco Letkol Miao Jian menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh personel Kontingen Indonesia.

"Seandainya semua bekerja seperti Kontingen Indonesia," katanya.
Continue Reading →

Sudah 10 WNI Diculik Kelompok Bersenjata, Apa Kabar MoU Panglima 3 Negara?



Jumat 5 Mei 2016 atau sekitar 2 bulan yang lalu, di Gedung Agung, Yogyakarta, 3 panglima tentara tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia dan Filipina bertemu. Pertemuan itu dilatarbelakangi maraknya aksi penculikan oleh kelompok bersenjata di perairan Filipina.

Pertemuan yang juga diikuti Menteri Luar Negeri ketiga negara itu menelurkan sebuah kesepakatan untuk melakukan patroli bersama. Ketiga negara akan mengerahkan pasukan untuk menumpas kelompok bersenjata, yang sebagian merupakan kelompok Abu Sayyaf yang gemar melakukan penculikan di wilayah perairan Filipina.

Tapi bagaimana kenyataannya?

Dalam catatan detikcom, 2 bulan setelah pertemuan itu, justru sudah ada 10 WNI yang diculik kelompok bersenjata. Bahkan, kuat dugaan, dua kejadian penculikan dilakukan kelompok Abu Sayyaf.

Kejadian penculikan pertama pasca pertemuan Yogyakarta terjadi pada 20 Juni. Lokasi kejadian berada di sekitar Laut Sulu.

Kelompok bersenjata yang belakangan diketahui merupakan kelompok Abu Sayyaf mencegat Kapal Charles 001. Kapal yang berisi 13 ABK itu dibajak 2 kali oleh kelompok bersenjata, 7 WNI disandera, sedangkan 6 lainnya dibebaskan.

Penyanderaan terjadi di Laut Sulu dan dibagi dalam dua tahap pada 20 Juni sekitar pukul 11.30 waktu setempat, dan kedua 12.45 waktu setempat oleh 2 kelompok senjata yang berbeda.

Selang beberapa saat, tepatnya pada Sabtu (9/7) kembali terjadi penculikan terhadap WNI. Sebuah Kapal Pukat Tunda yang berisi 7 ABK sedang berlayar di pantai timur Sabah, sekitar 8 nautical mile dari pantai dan tiba-tiba diserang oleh sekelompok pria bersenjata yang naik perahu putih. Diketahui ada 5 pria bersenjata dan mereka berbicara bahasa Melayu dengan dialek Sulu.

Anehnya, dari 7 orang ABK, kelompok bersenjata itu hanya memilih orang yang berpaspor Indonesia untuk diculik. Sedangkan sisanya dilepas.

Ada 7 pekerja yang berada di Kapal Pukat Tunda dengan rincian 4 orang WNI dan 3 lainnya WNA. Saat itu, 5 orang bersenjata api yang menenteng M 16 dan M 14, datang dengan menggunakan kapal cepat berwarna putih. Ketiga WNI yang diculik adalah Lorence Koten (34), Teo Dorus Kopong (42) dan Emanuel (46).

Otoritas Malaysia menduga 5 pria bersenjata yang menculik 3 WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) adalah dari kelompok Abu Sayyaf yang dipimpin Apo Mike. Malaysia sudah menginformasikan Filipina terkait penculikan ini.

Hingga saat ini, dari 10 WNI yang disandera, belum ada satupun yang berhasil dibebaskan. Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu sempat menyebut bahwa sudah ada ribuan tentara Filipina yang mengepung kelompok Abu Sayyaf. Namun hingga saat ini belum ada kabar lanjutan dari Filipina.

Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo juga tidak bisa mengirimkan pasukannya ke Filipina. Indonesia tidak diizinkan melakukan operasi militer untuk membebaskan WNI yang disandera.

Namun, untuk 3 WNI yang disandera pada Sabtu (9/7), Jenderal Gatot menegaskan bahwa yang bertanggung jawab untuk membebaskan adalah pemerintah Malaysia. Pasalnya, lokasi penculikan berada di Malaysia dan ketiga WNI hanya bekerja di kapal Malaysia.

"Yang jelas ini tanggung jawab Malaysia karena ini kapal berbendera Malaysia dan beroperasi di sana dan tenaga kerja kita kerja disana dengan legal," ujar Gatot seusai rapat kepada wartawan di kantor Menko Polhukam Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (11/7).

Gatot mengaku heran kenapa hanya WNI Indonesia saja yang diculik. Padahal di kapal itu ada ABK lainnya.

"Kenapa selalu Indonesia yang diculik? Ini kapal-kapal Malaysia, mencari ikan di Malaysia, WNI kerja legal di sana. Diambil yang mempunyai passpor Indonesia, saya tanya adapa ini? Saya katakan tadi mungkin kita terlalu persuasif. Mungkin alasan ekonomi atau alasan yang lain lagi. Ini harus kita analisa dengan benar," urai dia.

Sementara itu, terkait MoU dengan Malaysia dan Filipina, Gatot mengaku belum bisa melakukan operasi. Masih ada SOP bersama yang harus disusun tiga negara.

"Kan baru kesepakatan, baru MoU saja," ujar Gatot beberapa waktu yang lalu.

"Indonesia siap (patroli bersama), tapi untuk diketahui Filipina kan sempat seperti demisoner gitu ya. Bukan demisioner tapi karena tanggal 30 kan nanti pergantian pemerintahan. Ini yang membuat kita tidak bisa cepat (realisasikan kesepakatan)," imbuhnya.
Continue Reading →

Monday, May 23, 2016

Kalla: Senjata Bocah di Video ISIS Bisa Saja Replika


Video bocah-bocah berlatih perang menggunakan senjata laras panjang maupun laras pendek muncul di situs berbagi video YouTube. Bocah-bocah itu diduga berasal dari Indonesia karena mereka terlihat membakar paspor Indonesia. Dalam video itu, anak-anak itu mendukung ISIS.

Wakil Presiden Jusuf Kalla tak yakin mereka adalah anak Indonesia yang dikirim ke Timur Tengah. "Saya tak yakin anak-anak kecil dikirim ke Timur Tengah itu. Enggak yakin," kata Kalla, Jumat, 20 Mei 2016, di Istana Wakil Presiden, Jakarta.

Kalla mengaku belum melihat video tersebut. Tapi, Kalla mengatakan, video seperti itu bisa dibuat di mana saja dan tak bisa memberikan indikasi bahwa yang ada di dalam video itu adalah anak-anak Indonesia. Kalla mencurigai video dibuat untuk tujuan propaganda. "Bisa saja dia buat untuk menjadi show aja," kata Kalla.

Menurut Kalla, pembuat video bisa saja mengumpulkan anak-anak dan memberikan senjata atau replika mainan. Dan hal itu mudah saja dilakukan. "Itu hanya propaganda. Saya tidak yakin anak-anak kita seperti itu," ujar Kalla.
Dua video berdurasi 2 menit 40 detik dan 10 menit beredar di media berbagi video YouTube. Sekitar 20 anak disebut berasal dari Indonesia. Mereka berlatih perang dan membakar paspor Indonesia berwarna hijau. Telihat pula seorang pria yang berbicara dengan bahasa Indonesia, berdiri mendampingi sekelompok anak yang tengah membakar paspornya.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan menyatakan masih memeriksa video propaganda ISIS yang melibatkan anak-anak.
Adapun unit cyber crime Markas Besar Polri sedang mencermati dan mengusut siapa dalang di balik pembuatan dan penyebaran video yang diduga kuat dibuat di Suriah tersebut. Tim Polri juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Berikan Tanggapan Penilaian Anda Tentang Artikel Yang Telah Anda Baca Sebagai Motifasi Agar Blog Ini Berkembang Lebih Baik


Continue Reading →

Rusia Luncurkan Pesawat Mata-mata Canggih



Kementerian Pertahanan Rusia memperkenalkan pesawat mata-mata nan canggih, A-50U. Pesawat peringatan dini dan pesawat kontrol angkatan udara (AWACS) ini diperkenalkan di sebuah pangkalan udara di Ivanovo Region.


Pesawat A-50U adalah pesawat yang ditujukan untuk mendeteksi dan melacak sejumlah aktivitas di udara, semacam pesawat tempur, pesawat pembom, rudal balistik, dan rudal jelajah. Pesawat juga dapat melakukan hal yang sama di darat (mendeteksi tank) dan target di permukaan laut. Tak salah jika pesawat ini dijuliki All Seing Eye

Selain itu, pesawat ini juga bisa memberikan informasi kepada Pusat Komando tentang perkembangan di udara dan laut, mengarahkan jalannya pertempuran, dan serangan udara. Artinya, pesawat itu juga bisa menjadi Pusat Komando, seperti dikutip dariSputnik, Sabtu (21/5/2016)

Pesawat A-50U pada dasarnya adalah pusat pengolahan data raksasa yang dapat terbang. Pesawat ini berisi peralatan yang dioperasikan oleh 10 orang. Fitur utama dari pesawat ini adalah radar melingkar yang berputar (rotodome), yang dijuluki jamur di atas pesawat. Jika sistem otomatis gagal, operator bisa memutar radar dengan pegangan khusus.

Pesawat ini juga dapat melindungi diri dengan melakukan perang elektrik dan memiliki pengisian bahan bakar udara. A-50U, yang merupakan hasil pengembangan pesawat A-50, dapat melihat target pada jarak 800 km dan memiliki jangkauan operasional 7.500 km.(sindonews)
Berikan Tanggapan Penilaian Anda Tentang Artikel Yang Telah Anda Baca Sebagai Motifasi Agar Blog Ini Berkembang Lebih Baik


Continue Reading →

Berita Acak

    LIKE FANSPAGE

    Blog Archive