Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

Monday, December 5, 2016

Pemkab Magetan Serius Mengelolah Telaga Wahyu, Telaga Wahyu Dapat Gelontoran Dana Sehar Rp 1 Miliar Untuk Memoles Supaya Menarik



MAGETAN – Duit Rp 1 miliar bakal dipakai Pemkab Magetan untuk memoles Telaga Wahyu. Anggaran itu naik dibanding tahun lalu yang jumlahnya sebesar Rp 600 juta. ‘’Angka detilnya lupa, tapi dikisaran Rp 1 miliar untuk penambahan sejumlah fasilitas,’’ ujar Kepala Disparbudpora Magetan Siran.

Kata dia, peningkatan anggaran itu untuk memacu percepatan pembangunan di kawasan Telaga Wahyu. Dijelaskan, pembangunan tahun depan meneruskan pekerjaan di tahun sebelumnya. Jika sebelumnya jogging track hanya ada di sisi timur telaga, nantinya keseluruhan keliling Telaga Wahyu. Selain itu, Siran berencana untuk menambah fasilitas pendukung. ‘’Seperti musala, tempat parkir dan  MCK,‘’ tuturnya.

Siran menambahkan, dengan penambahan sarana dan prasarana serta fasilitas diharapkan bisa mendongkrak kunjungan wisatawan. Sesuai keinginan pemkab, ada objek wisata selain Telaga Sarangan yang banyak dikunjungi wisatawan. ‘’Saat ini yang serius dikembangkan adalah Telaga Wahyu,‘’ ujarnya.

Menurut Siran, alokasi anggaran besar untuk Telaga Wahyu itu sebagai bukti untuk meningkatkan sektor pariwisata di Magetan. Ini lantaran pemkab punya target menjadi Magetan sebagai kota wisata. Selain memoles objek wisata, juga mulai digagasa adanya program desa wisata. ‘’Ada 13 Desa Wisata yang tersebar di Magetan,‘’ imbuhnya. (odi/ota)
Continue Reading →

Monday, November 28, 2016

Ibu-ibu Warga Daerah Magetan Wajib Waspada, Pencuri Intai Perempuan Letakkan Barang di Jok Motor, Baca beginilah Modusnya


SURYA.co.id | MAGETAN - Ini peringatan bagi kaum perempuan dan ibu ibu yang suka menaruh barang berharga dibawah jok sepeda motor.

Polisi Resor Magetan menangkap dua pelaku spesialis pembobol jok motor, yakni Edy Winarto alias Gombloh bin Sarimun (31) dan Heru Supriyadi bin Ngadimin (42), yang menyasar kebanyakan korbannya kaum perempuan dan ibu ibu.

Dari tangan tersangka, Polisi berhasil mengamankan puluhan STNK, terbanyak atasnama warga Kabupaten/Kota Madiun, handphone berbagai tipe dan merek, dompet, BPKB, surat berharga termasuk SIM A, C dan kartu ATM.

"Kedua pelaku pembobolan jok sepeda motor ini kami tangkap setelah ada laporan dari warga Magetan yang menjadi korban ulah kedua tersangka,"kata Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Partono didampingi Kasubbag Humas setempat AKP Stevanus Suyatni kepada Surya.co.id, Minggu (27/11/2016).

Kedua tersangka pelaku spesialis pembobolan jok motor ini warga Kabupaten Madiun, Edy Winarto alias Gombloh bin Sarimun (31) warga Desa Klunutan RT11/RW02, Kecamatan Saradan dan Heru Supriyadi bin Ngadimin (42) warga Dusun Bangasri RT27/RW08, Desa Sukorejo, Kecamatan Saradan.

"Meski kebanyakan STNK atasnama warga Kabupaten/Kota Madiun, namun kedua pelaku ini tidak mengaku beroperasi di wilayah Madiun. Tapi dari barang bukti yang didapat Polisi, keduanya beroperasi hampir sewilayah eks Karesidenan Madiun. Karena STNK warga Ngawi, Ponorogo, Magetan ada,"ujar AKP Partono.

Modus kedua pelaku , sebelum melakukan aksinya selalu mengintai calon korbannya, terutama kaum perempuan atau ibu ibu yang menaruh barang berharga di bawah jok motornya. Mula-mula keduanya akan membuntuti calon korbannya sampai berhenti dan memarkir motornya.

"Kedua pelaku ini sebelum beraksi berputar putar ke lokasi kota yang akan disasar. Setelah dilakukan pengintaian dan ditemukan calon korban, mereka baru melakukan aksi. Keduanya punya peran masing masing, Edi Winarto alias Gombloh berperan sebagai pemetik (pelaku pencurian) dan Heru Supriyadi mengawasi lokasi tempat mereka beraksi,"jelas AKP Partono.

Penangkapan kedua pelaku, lanjut AKP Partono, setelah ada laporan dari dua orang korban warga Magetan yang kehilangan barang barangnya yang disimpan dibawah jok motornya ke Polres Magetan.

Setelah dilakukan penyelidikan, Polisi berhasil mendapatkan informasi identitas kedua pelaku ini.
"Keduanya kami tangkap bersama sejumlah barang bukti yang masih disimpannya termasuk 47 lembar STNK, 36 lembar diantaranya atasnama milik warga Kabupaten/Kota Madiun, sembilan handphone berbagai tipe dan merek, SIM A - C, kartu ATM, BPKB dan sejumlah dompet,"kata AKP Partono.

Keduanya dijerat dengan Pasal 362, karena pencurian, dan diancam dengan pidana penjara lima tahun.
Continue Reading →

Wednesday, November 23, 2016

Setir Macet, Suzuki Carry dengan NOPOL AE 1150 JJ Menabrak Dan Terbalik di Jalan Raya Maospati

 

Suzuki Carry AE 1150 JJ yang dikemudikan Anthonius Kurniawan terbalik di Jalan Raya Maospati-Madiun, kemarin (21/11). Mobil yang melaju dari arah Madiun itu kehilangan kendali hingga menabrak pagar milik Agus Budi Santoso, warga Desa Suratmajan Kecamatan Maospati, Magetan yang berada di utara jalan. ‘’Setelah menabrak pagar langsung terbalik, sopirnya selamat,’’ ujar Kasat Lantas Polres Magetan AKP Deddy Eka Aprianto kepada Jawa Pos Radar Lawu.
 
Kata dia, kejadian laka lantas tunggal itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Anthonius Kurniawan, warga Tepas Kecamatan Geneng, Ngawi yang mengemudikan Carry mengalami luka memar di sekujur tubuh. Pasca kejadian korban menjalani perawatan di RSAU Lanud Iswahjudi. ‘’Untuk kendaraan sudah dievakuasi dan diamankan di pos lantas terdekat,‘’ imbuhnya.

Menurutnya Deddy, penyebab utama laka lantas itu karena setir mobil tersebut macet. Sehingga mobil justru melaju tak terkendali. Kemudian menabrak pagar rumah warga. Namun pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. ‘’Kami masih dalami dan kumpulkan saksi-saksi, ‘’ tambahnya.
Dijelaskan, kecelakaan kemarin menambah panjang daftar laka lantas di sepanjang jalur provinsi itu. Dirinya mewanti-wanti agar pengendara bisa tertib serta berhati-hati. Selain itu, rutin mengecek kesiapan kendaraan. ‘’Perlu cek dan ricek sebelum memulai perjalanan, itu bisa menghindari kecelakaan,‘’ tuturnya. (odi/ota)
Continue Reading →

Berita Acak