Showing posts with label MiliterDunia. Show all posts
Showing posts with label MiliterDunia. Show all posts

Wednesday, August 24, 2016

Untuk Palestina, Fans Celtic Kumpulkan 600 Juta Setelah UEFA Jatuhkan Hukuman

 

Bola.net - Fans Celtic berencana menyumbangkan dana senilai 15 ribu euro sebagai solidaritas untuk warga Palestina yang menjadi korban perang. Namun sumbangan yang dikumpulkan kini telah mencapai 46 ribu euro atau setara 673 juta Rupiah. Jumlah tersebut sudah tiga kali lebih banyak jika dibandingkan dengan denda yang akan dijatuhkan UEFA atas klubnya.

Klub dari Skotlandia ini pekan lalu harus berurusan dengan UEFA karena ratusan fans mengibarkan bendera Palestina sebagai aksi solidaritas kemanusiaan ketika menghadapi klub dari Israel Hapoel Be'er Sheva dalam playoff Liga Champions leg pertama di Glasgow.

Namun aksi tersebut dianggap telah melanggar peraturan UEFA. Sebab, otoritas sepakbola di Eropa tersebut memberlakukan peraturan dalam setiap pertandingan dilarang untuk menunjukkan ekspresi yang berkaitan dengan politik, ideologi atau agama.

Kasus ini akan naik meja pengadilan pada 22 September mendatang. Berdasarkan pengalaman, karena sebelumnya Celtic sudah pernah mendapat hukuman dalam kasus yang sama, mereka akan mendapat denda senilai 15 ribu euro.

Untuk menyamai denda tersebut, fans Celtic kemudian melakukan aksi untuk menyamai denda tersebut lewat website Gofundme. Pada hari Senin (22/8) malam, dana yang terkumpul sudah menyentuh angka 45 ribu euro, satu hari setelah aksi ini diluncurkan.

Klub yang saat ini dilatih oleh mantan pelatih Liverpool Brendan Rodgers ini akan menjalani leg kedua lawan Hapoel Be'er Sheva tengah pekan ini.
Continue Reading →

Thursday, July 28, 2016

Foto - Foto Alutsista AS Mendarat Di Banyuwangi Yang Akan Mengikuti Latihan Gabungan ‘Garuda Shield-10’


KALIPURO – Kapal kargo MV Intermarine Ocean Glory yang membawa barang-barang logistik peralatan tempur Amerika Serikat (AS) sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi pukul 18.30 Selasa (26/7) kemarin. Kedatangan  kapal berukuran besar itu membawa beberapa heli, panser, dan kendaraan tempur milik AS.

 

Peralatan itu akan dibawa ke Situbondo untuk Latihan Gabungan (Latgab) Garuda Latma Shil 2016 di Kecamatan Asembagus. Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi,  kapal kargo pembawa logistik perang itu sedikitnya mengangkut empat heli untuk pasukan dan satu heli palang merah.

  

Beberapa kendaraan tempur berjenis panser juga tampak diturunkan dari kapal dan selanjutnya dibawa ke Situbondo. Pengamanan di dalam pelabuhan  saat kapal besar itu datang  mendadak diperketat. Anggota Kostrad tampak bersiaga penuh  untuk mensterilkan pelabuhan.

 

Sebagian dari mereka membawa senjata laras panjang. Mereka menyebar di beberapa sudut pelabuhan. Sejak kapal sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, satu per satu  kendaraan perang Amerika itu diturunkan di halaman parkir pelabuhan.

 

Helikopter yang telah diturunkan dari kapal itu hingga sore kemarin tampak masih parkir di halaman pelabuhan untuk dilakukan pengecekan oleh tentara AS. ”Kapal Amerika ini sandar untuk menurunkan kendaraan tempur untuk selanjutnya dibawa ke Pantai Banongan, Kecamatan  Asembagus, Situbondo,” ujar salah satu petugas TNI yang  melakukan pengamanan.

 

Informasinya, Latihan Gabungan Garuda Latma Shil 2016 di Asembagus melibatkan ratusan personel pasukan dari Amerika  Serikat dan Indonesia. Banyaknya kendaraan tempur di Pelabuhan Tanjung Wangi itu tentu menarik perhatian warga.

 

Sayang, tentara Amerika Serikat tidak mengizinkan siapa pun mengambil gambar atau mendekat ke kendaraan perang Amerika Serikat itu.(radar)

 

Continue Reading →

Alutsista AS Tiba di Banyuwangi Melalui Pelabuhan Tanjungwangi dalam rangka ‘Garuda Shield-10’

 

Detik,com Puluhan alutsista milik pasukan militer Amerika Serikat (AS), dikirim ke pusat latihan tempur di Karangtekok, Situbondo, Rabu (27/7/2016). Kedatangan alat perang milik negeri Paman Sam tersebut serangkaian persiapan latma Garuda Shield-10 bersama TNI di Situbondo.

Alutsista tersebut sebelumnya tiba di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Selasa (26/7) malam. Perlengkapan tempur militer AS diangkut menggunakan kapal kargo ‘Ocean Glory’. Begitu kapal raksasa tiba, pengamanan pelabuhan langsung diperketat. Usai pemeriksaan manifest dan imigrasi, pembongkaran alat tempur langsung digelar hingga Rabu sore.

Pantauan di detikcom di lapangan, 22 kontainer yang diturunkan dari kapal. Seluruhnya berisi alat tempur. Diantaranya, beberapa kendaraan tempur lapis baja. Terlihat juga empat helikopter bertuliskan United States Militery. Sepintas, alat perang ini mirip jenis Apace. Usai diperiksa militer AS, seluruh peralatan itu langsung dinaikkan ke trailer.

Selama proses pengecekan peralatan tempur, militer AS terlihat esktra hati-hati mengawasi kondisi di pelabuhan. Tim dari Kostrad bersenjata laras panjang juga menjaga ketat areal pelabuhan di utara Pelabuhan ASDP Ketapang. Bahkan dibuat steril, hanya petugas khusus diperbolehkan masuk.

Kasi Lalu Lintas Laut Satuan Otoritas Pelabuhan Tanjungwangi, Subagio membenarkan kedatangan kapal tangker yang membawa alat tempur militer AS. Namun, pejabat ini tak merinci jenis alat tempur apa saja yang dibawa.

“Kami hanya berwenang memberikan izin berlabuh kapal dari AS ini. Untuk lain-lain, di luar wewenang kami,” jelasnya.

Kedatangan peralatan tempur militer AS ini sempat menarik perhatian warga di sekitar pelabuhan. Namun, mereka tak bisa mendekat. Latihan bersama militer AS dan TNI AD rencananya akan digelar hingga pertengahan Agustus mendatang. Ini merupakan latihan rutin setiap tahun. (detik,com)



Radar Banyuwangi KALIPURO – Kapal kargo MV Intermarine Ocean Glory yang membawa barang-barang logistik peralatan tempur Amerika Serikat (AS) sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi pukul 18.30 Selasa (26/7) kemarin. Kedatangan  kapal berukuran besar itu membawa beberapa heli, panser, dan kendaraan tempur milik AS.

Peralatan itu akan dibawa ke Situbondo untuk Latihan Gabungan (Latgab) Garuda Latma Shil 2016 di Kecamatan Asembagus. Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi,  kapal kargo pembawa logistik perang itu sedikitnya mengangkut empat heli untuk pasukan dan satu heli palang merah.

Beberapa kendaraan tempur berjenis panser juga tampak diturunkan dari kapal dan selanjutnya dibawa ke Situbondo. Pengamanan di dalam pelabuhan  saat kapal besar itu datang  mendadak diperketat. Anggota Kostrad tampak bersiaga penuh  untuk mensterilkan pelabuhan.

Sebagian dari mereka membawa senjata laras panjang. Mereka menyebar di beberapa sudut pelabuhan. Sejak kapal sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, satu per satu  kendaraan perang Amerika itu diturunkan di halaman parkir pelabuhan.

Helikopter yang telah diturunkan dari kapal itu hingga sore kemarin tampak masih parkir di halaman pelabuhan untuk dilakukan pengecekan oleh tentara AS. ”Kapal Amerika ini sandar untuk menurunkan kendaraan tempur untuk selanjutnya dibawa ke Pantai Banongan, Kecamatan  Asembagus, Situbondo,” ujar salah satu petugas TNI yang  melakukan pengamanan.

Informasinya, Latihan Gabungan Garuda Latma Shil 2016 di Asembagus melibatkan ratusan personel pasukan dari Amerika  Serikat dan Indonesia. Banyaknya kendaraan tempur di Pelabuhan Tanjung Wangi itu tentu menarik perhatian warga.

Sayang, tentara Amerika Serikat tidak mengizinkan siapa pun mengambil gambar atau mendekat ke kendaraan perang Amerika Serikat itu.(radar)
Continue Reading →

Thursday, July 21, 2016

Tiket Mahal, Wisatawan Teluk Ijo dan Rajegwesi Kecewa Berat, Bisa Terancam Sepi Pengunjung

 

Banyuwangi, Memorandum – Wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata Pantai Rajegwesi dan Teluk Ijo di Dusun Rajekwesi, Desa Sarongan, Pesanggaran, mengeluhkan banyaknya Pos Pintu Masuk dan mahalnya tiket masuk sebesar Rp 7.500 per orang dan pungutan untuk Desa sebesar Rp 2.000 per orang.  “Masak, mau ketempat wisata saja harus melalui beberapa pos pintu masuk. Selain itu karcisnya juga terlalu mahal,” keluh Dora (34) seorang pengunjung asal Jakarta.

Pengunjung lain mengungkapkan, selain karcis masuk yang relatif mahal, kendaraan juga dikenakan biaya masuk. Untuk sepeda motor, dikenakan biaya masuk sebesar Rp 5000 per unit, untuk roda empat Rp 10.000 dan untuk roda enam sebesar Rp 50.000 rupiah.

Terkait keluhan tersebut, seorang Anggota Kelompok Kerja Wisata Desa Sarongan, mengaku menyesal dengan kejadian penarikan karcis yang dinilai terlalu mahal. Menurutnya, pihak pengelolah wisata Rajekwesi dan Teluk Ijo juga kurang kordinasi.

Menurut Kepala Dusun Krajan, Desa Sarongan, Suyono, saat ditemui dirumahnya, membenarkan adanya karcis masuk wisata yang mahal itu. Menurutnya, pintu masuk melalui Gunung Gamping, Perkebunan PTPN XII, Sungailembu, juga melakukan penarikan dengan dalih seiklasnya.

Manager PTPN XII Sungailembu, melalui KTU Perkebunan Mujiono, ditemui terpisah menepis bahwa Perkebunan melakukan penarikan karcis masuk kewisata Rejekwesi dan Teluk Ijo.

Mujiono mejelaskan, pengunjung wisata Rajekwesi dan Teluk Ijo memang harus mengisi buku tamu untuk menjaga keamanan. “Kami pihak Perkebunan tidak mau kecolongan untuk hal-hal yang tidak kami inginkan,” elaknya.

Sementara itu, Kepala Desa Sarongan, Gunoto,  saat ditemui diruang kerjanya membenarkan atas informasi tersebut. Bahkan, menurutnya, permasalahan ini sudah dilaporkan ke Camat Pesanggaran dan diteruskan ke Dinas Pariwisata Banyuwangi.

Ditemui terpisah, Camat Pesanggaran, Didik Joko Wahono, membenarkan karcis masuk di Rajekwesi dan Teluk Ijo terlalu mahal. Menurutnya, pengelola wisata baik Taman Nasional Merubetiri (Sukomade) dan Kelompok Kerja Wisata (Katamer) serta Lembaga Desa Sarongan melakukan pertemuan akan melakukan pertemuan di Pendopo Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. (swa)
Sumber | Koran Harian Memorandum
Continue Reading →

Tuesday, July 19, 2016

Cerita Baku Tembak yang Sampai Menewaskan Terduga Santoso Hingga Proses Evakuasi Yang Sulit Karena Hujan Deras

 

Tim Satgas Tinombala yang terdiri dari gabungan Polisi dan TNI berhasil menembak mati dua orang yang salah satunya diduga Santoso. Baku tembak terjadi di dekat sungai yang berada di dalam hutan di Poso.

Informasi yang diterima detikcom dari anggota Satgas Tinombala, Selasa (19/7/2016), baku tembak terjadi tepatnya di hutan yang berada di kawasan Tambarana, Poso Pesisir Utara, Sulteng. Lokasinya berjarak 60 Km dari Poso.

Pada Senin (18/7) sekitar pukul 16.00 Wita, satu regu tim Satgas Tinombala sedang melakukan pencarian di dalam hutan. Saat itu, tim melihat ada 3 orang yang berada di sebuah gubuk. Di sekitar gubuk, terlihat sayur dan ubi berserakan, diduga untuk menutupi jejak.

Di dekat gubuk ada sebuah sungai dan di seberang sungai itu tim Satgas Tinombala melihat dua orang laki-laki. Kedua orang itu membawa senjata laras panjang.

Kontak senjata langsung terjadi, dua orang yang berada di seberang sungai tewas setelah timah panas dari salah satu prajurit Raider Kostrad bersarang di tubuhnya. Sementara itu, tiga orang yang sebelumnya terlihat di gubuk langsung kabur menyeberangi sungai. Tiga orang itu diketahui terdiri dari 2 wanita dan satu pria.

Salah satu orang yang tewas diduga adalah Santoso, pemimpin Mujahidin Indonesia Timur yang selama ini dicari. Ciri-cirinya sangat mirip dengan Santoso, yakni berambut panjang, berjenggot dan ada tahi lalat di dahi. Namun, hingga saat ini belum bisa terkonfirmasi apakah benar yang tertembak adalah Santoso.

"Memang ada tanda-tanda tahi lalat di dahinya yang menjadi ciri khas Santoso. Tapi sekali lagi saya belum bisa konfirmasi, teman-teman juga sedang melakukan evakuasi untuk identifikasi siapa yang bersangkutan," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Senin (18/7) malam.

"Ya mudah-mudahan itu yang bersangkutan (Santoso)," tegas Tito.

Sejak semalam, tim Satgas Tinombala langsung melakukan evakuasi terhadap dua jenazah. Meski tengah malam tadi hutan Poso diguyur hujan deras, evakuasi tetap berlanjut.

Rencananya, hari ini kedua jenazah akan dibawa ke RS Bhayangkara Palu untuk diidentifikasi. Polisi akan menghadirkan kerabat Santoso untuk membantu proses identifikasi.

Tim Satgas Tinombala hingga Selasa (19/7) dini hari waktu Poso, masih terus melakukan evakuasi dua jenazah yang diduga salah satunya adalah Santoso. Saat ini, pegunungan di sekitar Poso sedang diguyur hujan deras yang membuat proses evakuasi semakin sulit.

"Saat ini sedang hujan deras, proses evakuasi menjadi lebih sulit. Tapi hingga saat ini masih berjalan," ujar anggota tim Satgas Tinombala, Kolonel Yudha saat dikonfirmasi detikcom, Senin (18/7/2016) pukul 23.00 WIB.

Kolonel Yudha menjelaskan, komunikasi sangat sulit dilakukan dengan tim yang berada di lapangan karena posisi baku tembak di tengah hutan. Karena itu hingga saat ini belum bisa terkonfirmasi pria berjenggot dan bertahi lalat yang tewas setelah ditembak prajurit Raider Kostrad yang tergabung dalam Satgas Tinombala adalah Santoso, pimpinan MIT yang menjadi buron bertahun-tahun.

"Kami di sini juga belum bisa mengonfirmasi, komunikasi sangat susah. Yang di lapangan juga sulit mengirim foto karena kendala sinyal," jelas Yudha.

"Lebih baik tunggu sampai kami berhasil evakuasi, baru bisa dipastikan identitasnya," tegasnya.

Baku tembak antara tim Satgas Tinombala dengan kelompok Santoso terjadi pada pukul 17.00 WIT di hutan yang berjarak 60 Km dari Poso. Lokasi kejadian tepatnya berada di Tambarana, Poso Pesisir Utara, Sulteng. 
Continue Reading →

Monday, July 18, 2016

Atas Mandat PBB, Pasukan TNI Bisa Masuk Filipina Untuk Bebaskan Sandera

 

Sejumlah Warga Negara Indonesia masih menjadi korban penyanderaan kelompok militan di perairan Filipina. Sampai saat ini, pemerintah masih berusaha keras agar sandera-sandera itu dapat segera bebas.

Anggota Komisi I DPR, Charles Honoris mengatakan, untuk keselamatan nyawa para sandera, perlu adanya upaya operasi pembebasan (humanitarian intervention). Di mana militer negara asing atau pasukan yang diberikan mandat oleh PBB bisa saja masuk ke wilayah kedaulatan sebuah negara untuk menyelamatkan nyawa manusia dan menghindari terjadinya pembunuhan massal.

"Ini pernah dilakukan Amerika Serikat di Kosovo pada tahun 1990-an. Humanitarian Intervention bisa dijadikan preseden pembebasan WNI yang disandera Abu Sayyaf," ujar Charles, Jakarta, Minggu (17/7).

Politikus PDIP itu menambahkan, untuk menghindari polemik dipilih menggunakan terminologi operasi pembebasan ketimbang operasi militer. UU Filipina memang tidak mengijinkan militer asing untuk beroperasi di wilayah kedaulatannya.

"Namun, saya rasa operasi pembebasan untuk menyelamatkan manusia tidak dilarang. Tidak bedanya dengan operasi-operasi penyelamatan yang melibatkan militer asing dalam hal bencana alam seperti longsor dan gempa bumi," jelasnya.

Charles menegaskan, operasi pembebasan terhadap sandera WNI harus segera dilakukan. Oleh sebab itu, kasus penyanderaan ini jangan dibiarkan terlalu lama. Terlebih Pemerintah RI sudah dengan tegas menyatakan tidak akan membayarkan uang tebusan.

"Sedangkan kita ketahui penculikan-penculikan ini bukan didasarkan oleh faktor ideologis tetapi semata-mata untuk mencari uang. Makin lama sandera ditahan oleh kelompok Abu Sayaf maka makin berbahaya pula nyawa para sandera," kata Charles.

Dia meyakini bila militer Filipina sudah memiliki koordinat lokasi para sandera dan penyanderanya. Apalagi sudah ada komitmen bantuan dari Indonesia dan Malaysia.

Jika sumber daya intelijen militer negara-negara di kawasan bisa dimaksimalkan, dia yakin pembebasan sandera bukan hal yang mustahil dilakukan. TNI pun sudah berkali-kali menyatakan kesiapan dan kesanggupan untuk melakukan operasi pembebasan.

"Sebagai negara yang sudah meratifikasi International Convention against the Takings of Hostages (Konvensi Internasional tentang Penyanderaan) Filipina diwajibkan untuk melakukan segala upaya untuk memastikan pembebasan sandera, termasuk melalui upaya multilateral," terang Charles.

"Kami di Komisi I DPR mendukung penuh upaya melakukan operasi pembebasan apapun itu bentuknya. Ini harus dilakukan segera dan tidak lagi bisa menunggu. Penyelamatan nyawa para sandera harus diutamakan di atas kepentingan politik apapun," tandasnya.
Continue Reading →

Simak menariknya proses peluncuran BRIsat hingga ke ruang angkasa!

 

Indonesia adalah negara yang luas dengan ribuan pulaunya yang dipisahkan lautan dan samudera. Kita tentu sadar bahwa hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi pihak atau perusahaan yang punya prioritas terhadap 'cakupan.'

Begitu pula dengan bank, yang mengandalkan berbagai layanan sebagai fasilitas utama bagi nasabah. Namun jika infrastruktur yang mendukung layanan tersebut saja belum sampai ke setiap jengkal di Indonesia, hal ini tentu masih menjadi hal yang sulit.

Oleh karena itu, BRI menjadi pionir bank di dunia yang meluncurkan satelit milik mereka sendiri. Mungkin tampak jadi sebuah ide gila di mana sebuah bank secara utuh memiliki sistem satelit komunikasi sendiri. Namun di 2013 silam, BRI mulai mencoba untuk memikirkan apakah hal tersebut memungkinkan untuk terjadi. Pasalnya, satelit adalah teknologi terbaik yang memungkinkan seluruh nusantara bisa tercakup. Jika hal ini terjadi, akses layanan perbankan bagi semua layanan akan tercipta.

Peluncurannya pun menjadi hal yang menarik untuk disimak kisahnya. Dimulai dari persiapan peluncuran yang dilakukan di Kourou, Guyana Perancis. Kourou sendiri ditunjuk oleh Arianespace selaku produsen kendaraan peluncur, karena di sana adalah tempat yang strategis untuk melontarkan roket berisi satelit ke angkasa. Salah satu keuntungan dengan meluncurkan dari Kourou adalah letaknya yang berada di 5 derajat Lintang Utara, membuatnya lebih dekat ke garis khatulistiwa.

Di waktu peluncuran, BRIsat yang memiliki bobot 3,5 ton disandingkan bersama satelit Echostar XVIII yang memiliki berat 6,5 ton. Total Ariane 5, roket peluncur Arianespace, punya kemampuan untuk mengangkut 10 ton ke angkasa. Peluncuran yang dikenal sebagai 'dual launch' ini menempatkan satelit yang lebih berat berada di atas, dan bertumpu pada pemisah kedua satelit.


Persiapan peluncuran 2016 Merdeka.com
 
Satelit yang diproduksi oleh Space System/Loral dari Palo Alto, California, Amerika Serikat, sudah tiba di Kourou sejak 30 hari sebelum peluncuran. Dalam 30 hari, 19 hari pertama digunakan untuk berbagai persiapan satelit sebelum masuk kendaraan peluncur. Sisa 11 hari adalah proses penyatuan satelit dengan kendaraan peluncur. Berikut adalah linimasa proses penyatuan satelit dengan kendaraan peluncur:
H-11: Satelit Echostar disambung dengan adaptor
H-10: Satelit Echostar disambung dengan CCU (Container Charge Utile)
H-9: BRIsat disambung dengan adaptor, sedangkan Echostar diletakkan di atas 'SYLDA' yang merupakan pemisah antara dua satelit tersebut.
H-8: BRIsat disambung dengan CCU (Container Charge Utile)
H-7: BRIsat diletakkan di atas kendaraan peluncur, sembari mengisi baterai satelit.
H-6: Echostar bersama SYLDA disambung ke kendaraan peluncur
H-5: Pengisian baterai kedua satelit
H-4: Rehearsal peluncuran oleh kedua penanggung jawab satelit
H-3: Pengisian kembali baterai satelit
H-2: Hari terakhir akses ke satelit sebelum satelit dipersiapkan untuk meluncur
H-1: Kendaraan peluncur yang sudah berisi kedua satelit dibawa ke landasan peluncuran
H-0: Hari peluncuran tiba.

Semua hal sudah dijalankan sesuai dengan rencana, namun peluncuran mengalami delay karena anomali teknis dari sisi kendaraan peluncur. Menurut Arianespace, masalah ditemukan pada roket peluncur, yakni VA203. Sama sekali tak ada masalah dari sisi satelit.

Peluncuran pun mundur selama 9 hari ke tanggal 17 Juni 2016 waktu Kourou. Namun cuaca yang berangin tidak memungkinkan roket untuk meluncur dan harus mengalami delay lagi untuk meluncur keesokan harinya. Jika dipaksa untuk meluncur, serpihan roket akan menghujam pemukiman penduduk.


Proses lift-off 2016 Merdeka.com
 
Akhirnya, sesuai jam yang ditargetkan yakni 18 Juni pukul 18.38 waktu Kourou, atau 19 Juni dini hari waktu Indonesia, BRIsat berhasil meluncur. Di tengah cuaca yang cerah tanpa halangan, roket VA230 berhasil membawa BRIsat ke GTO, atau orbit geostasioner.

Proses yang dilakukan segera setelah lift-off adalah:
1. Pelepasan 2 Solid Rocket Booster pada detik ke 141
2. Pelepasan Fairing pada detik ke 195
3. Shut down dan pelepasan Main Engine pada detik ke 539
4. Upper stage ignition pada detik ke 543
5. Cut-off Upper stage pada detik ke 1.517
6. Pelepasan Echostar XVIII pada detik ke 1.754
7. Pelepasan Sylda pada detik ke 2.073
8. Pelepasan BRIsat pada detik ke 2.525

Semua proses ini dilalui dengan lancar, dan BRI sukses menjadi Bank pertama di dunia yang meluncurkan dan mengoperasikan satelit sendiri. Tak cuma bagi BRI, Arianespace selaku manufaktur kendaraan peluncur juga mencetak beberapa rekor. Mulai dari rekor bobot baru yang dibawa roket Ariane 5, yakni 10,730 ton, serta 72 kali misi sukses untuk Ariane 5.
Continue Reading →

Foto-foto Dramatis TNI di Medan Tugas Ataupun Kesehariannya yang Membuat Rakyat Haru

 

Sangar dan tangguh, begitu pandangan pertama saat orang-orang melihat barisan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat melintas di depan mata. Dengan seragam loreng hijau yang dikenakan, mereka nampak seperti prajurit yang profesional, dan siap menjalankan tugas tanpa kenal lelah.

Di balik kesangaran dan ketangguhan, para prajurit ini tetap terlahir sebagai manusia biasa. Mencintai rakyat kecil merupakan bagian dari tugas mereka.

Ada sejumlah momen di mana prajurit tetap menunjukkan sisi kemanusiaan, baik saat berlatih maupun ketika berada di tengah tugas. Berikut foto-foto dramatis TNI yang dikumpulkan merdeka.com:

Penuhi Nazar di depan makam ayah
Dengan bertelanjang kaki sambil memegang erat foto sang ayah dan bendera merah putih yang telah dilipat, Rayski Bagus Mandala Putra berlari menuju makam sang ayah. Pemuda yang biasa disapa Pikki itu berlari ke tempat peristirahatan terakhir sang ayah untuk menepati nazarnya, jika ia menjadi anggota TNI.

Foto ini langsung menjadi viral di dunia maya, dan membuat netizen terharu. Ayah Pikki sendiri merupakan anggota Kopassus dengan pangkat terakhir Sersan Mayor. Namun, janji itu tetap ditepatinya. Foto ini disebar luas oleh akun Facebook Greafik Ltk.

Berbagi mi instan di tengah asap

Foto dua anggota TNI ini yang tengah menangani kebakaran hutan dan lahan bikin heboh di media sosial. Foto ini pun menjadi viral di media sosial.

Dalam foto tersebut terlihat kedua anggota TNI itu terlihat kompak bukan cuma dalam menangani kabut asap, namun juga ketika beristirahat. Kekompakannya nampak terlihat saat seorang anggota TNI tengah memberikan mi instan yang belum matang kepada rekannya.

Salat minta hujan saat tiba di medan tugas

Setelah melakukan perjalanan selama berjam-jam menuju lokasi kebakaran hutan, para prajurit ini tidak lantas berleha-leha. Mereka lantas menggelar salat istisqa di sekitar landasan untuk meminta hujan.

Foto tersebut disebarluaskan oleh akun Facebook Eka Wijayanti. Dia memperlihatkan seluruh prajurit berpakaian loreng sedang bersujud kepada Allah SWT agar bencana kabut asap bisa ditangani.

Gendong nenek seberangi jembatan darurat

Foto ini didapatkan dari akun Instagram @indonesian_spetsnaz, yang memperlihatkan seorang anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) saat ditugaskan ke lokasi bencana alam. Dia rela mengangkat nenek yang tidak dikenalnya dan menyeberangkannya ke tempat yang aman.

Setiap langkah harus diperhitungkan dengan baik, jika salah dia dan nenek tersebut bisa kehilangan nyawa. Ditambah lagi titian jembatan yang licin akibat siraman hujan dan aliran air di bawahnya nampak deras.

Memberi sedekah pada pengemis

Akun Instagram @indonesian_spetsnaz juga memamerkan foto haru yang membuat banyak orang menitikkan air matanya. Pada foto itu nampak barisan prajurit sedang berlatih fisik dengan berlari, latihan ini biasa dilakukan di semua tangsi militer.

Yang bikin haru adalah, satu di antara seluruh prajurit, ada yang tetap memberikan sedekah kepada ibu tua. Ibu tersebut duduk seorang diri, dan nampak terkejut ketika menerima lembaran rupiah dari prajurit baik hati itu.

Itulah beberapa foto prajurit TNI yang bikin banyak orang terharu.
Continue Reading →

Friday, July 15, 2016

CIA yakin bom bunuh diri beruntun di Saudi ulah ISIS

 

Merdeka.com - Insiden tiga bom yang terjadi dalam satu hari bersamaan di Arab Saudi menjelang Hari Raya Idul Fitri pekan lalu diterangkan Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) sebagai ulah Negara Islam Irak dan Syam (ISIS). Direktur CIA Brennan mengatakan itu adalah sebuah khas operasi militan khilafah.

Meski CIA mengindikasi bila insiden adalah aksi ISIS, hingga sepekan berlalu belum ada pihak mana pun yang mengklaim bertanggungjawab. Tujuh orang diyakini menjadi korban tewas dan dua lainnya luka-luka di penyerangan Madinah, tepatnya di sebuah masjid di Qatif dan barat Jeddah, sebuah pusat ekonomi tidak jauh dari konsulat Amerika Serikat.

"Tiga penyerangan tersebut saya rasa adalah pekerjaan dari ISIS," kata Brennan di sebuah acara di Washington, seperti dikutip dari laman Al Arabiya, Kamis (14/7).

Menurutnya kehadiran ISIS adalah ancaman sangat-sangat serius, tidak hanya untuk Eropa dan Amerika Serikat tetapi juga di dalam Arab Saudi sendiri, terangnya kepada para pendengar di Institut Brookings. "Arab Saudi adalah bagian dari koalisi Amerika Serikat dalam menggempur mereka di Irak dan Suriah".

Tahun lalu, otorituas Saudi mengumumkan telah membongkar jaringan kelompok ISIS yang berisi ratusan tersangka. Ulama besar Saudi, Sheikh Abdulazziz al Sheikh juga telah mendeklarasikan bila kelompok tersebut adalah musuh Islam.
Continue Reading →

Video Detik - Detik Teror Truk Di perancis Yang Memakan Korban 60 Orang Lebih

 

Korban jiwa tabrakan bus terus bertambah dengan 60 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami cedera.

Berdasarkan rekaman video, insiden ini terjadi saat warga tengah berkerumun untuk merayakan Bastille Day yang terkenal dengan Promenade des Anglais di Prancis.

Setelah menabrakkan mobil ke orang-orang, sopir truk kemudian mulai melancarkan tembakan. Polisi yang sudah berada di tempat kejadian langsung membalas tembakan tersebut. Saat ini, sopir truk dilaporkan telah meninggal dunia akibat terkena tembakan.

"Kami hampir mati. Ini seperti berhalusinasi. Truk itu berjalan secara berkelok-kelok ke arah kami," ujar seorang saksi mata i-Tele, sebagaimana dilansir Sky News, Jumat (15/7/2016).


"Truk itu menabrak segalanya . Orang-orang, pohon dan lainnya. Kami tidak pernah melihat sesuatu seperti ini. Beberapa orang bahkan tergantung di pintu dan mencoba untuk menghentikan laju truk," ujar salah seorang saksi.

Menurut saksi lain, pengemudi bahkan melaju kencang sepanjang jalan hingga 2-3 mil dan terus menabrak orang-orang di sepanjang jalan.

Sebuah gambar menunjukkan bagian depan truk putih penuh dengan lubang peluru.

Insiden itu terjadi saat penonton berkumpul untuk menyaksikan kembang api di tepi pantai Kota Nice, Prancis.

Rekaman dramatis itu menunjukkan puluhan orang panik dan berlarian dari lokasi kejadian.

"Orang-orang berjalan. Mereka panik. Truk itu menabrak semua orang," ujar seorang wartawan di tempat kejadian.

"Setiap orang mengalami luka. Ada banyak orang terluka tanpa diragukan lagi."




Continue Reading →

BREAKING NEWS : Video Detik - Detik Teror Truk Di perancis Yang Memakan Korban 60 Orang Lebih

 

Korban jiwa tabrakan bus terus bertambah dengan 60 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami cedera.

Berdasarkan rekaman video, insiden ini terjadi saat warga tengah berkerumun untuk merayakan Bastille Day yang terkenal dengan Promenade des Anglais di Prancis.

Setelah menabrakkan mobil ke orang-orang, sopir truk kemudian mulai melancarkan tembakan. Polisi yang sudah berada di tempat kejadian langsung membalas tembakan tersebut. Saat ini, sopir truk dilaporkan telah meninggal dunia akibat terkena tembakan.

"Kami hampir mati. Ini seperti berhalusinasi. Truk itu berjalan secara berkelok-kelok ke arah kami," ujar seorang saksi mata i-Tele, sebagaimana dilansir Sky News, Jumat (15/7/2016).


"Truk itu menabrak segalanya . Orang-orang, pohon dan lainnya. Kami tidak pernah melihat sesuatu seperti ini. Beberapa orang bahkan tergantung di pintu dan mencoba untuk menghentikan laju truk," ujar salah seorang saksi.

Menurut saksi lain, pengemudi bahkan melaju kencang sepanjang jalan hingga 2-3 mil dan terus menabrak orang-orang di sepanjang jalan.

Sebuah gambar menunjukkan bagian depan truk putih penuh dengan lubang peluru.

Insiden itu terjadi saat penonton berkumpul untuk menyaksikan kembang api di tepi pantai Kota Nice, Prancis.

Rekaman dramatis itu menunjukkan puluhan orang panik dan berlarian dari lokasi kejadian.

"Orang-orang berjalan. Mereka panik. Truk itu menabrak semua orang," ujar seorang wartawan di tempat kejadian.

"Setiap orang mengalami luka. Ada banyak orang terluka tanpa diragukan lagi."



Continue Reading →

Rusia Bangun Jet Pengebom Hipersonik, Bisa Keliling Dunia dalam 2 Jam

 

MOSKWA, KOMPAS.com Rusia sedang membangun pesawat hipersonik pembawa bom nuklir yang dapat menjangkau berbagai tempat, termasuk mengelilingi bumi hanya dalam dua jam.
 Pesawat pengebom siluman itu dapat mencapai target di mana saja di dunia ini, seperti dirilis Daily Express dan Daily Mail, Kamis (14/7/2016).

Pesawat pengebom nuklir bernama PAK-DA itu akan mengudara sekitar awal tahun 2020.

Menurut media Inggris itu, pesawat tersebut dapat menembakkan senjata atom atau hulu ledak nuklir dari ruang angkasa dan menarget tepat pada sasarannya.

Uji coba mesin pesawat itu akan dilakukan pada pameran militer pada Forum Teknologi Militer Internasional yang akan diadakan Moskwa, ibu kota Rusia, 6-11 September 2016..

Kolonel Jenderal Sergei Karakayev, komandan Pasukan Rudal Strategis Rusia mengakui kalau pesawat pengebom itu sedang dipersiapkan.

Mesin pesawat sudah sukses dalam diuji coba di Akademi Militer Serpukhovo.

"Sebuah mesin untuk pesawat luar angkasa berhasil dikembangkan di Akademi Pasukan Roket Strategis," ujarnya.

Tujuan diciptakan pesawat ini adalah untuk mengawasi wilayah udara Rusia dari luar angkasa.
"Gagasannya bahwa pesawat hipersonik pengebom itu akan take off dari landasan pacu normal di pangkalannya untuk patroli wilayah udara Rusia,” kata Karakayev.

Jika diperintahkan,  maka pesawat tersebut akan terbang ke luar angkasa dan menembak target dengan hulu ledak nuklir, dan kemudian kembali ke pangkalan.

Jet hipersonik itu akan memiliki dua mesin dan dimaksudkan untuk menggantikan model yang sudah tua yakni pengebom jarak jauh Tu-160, Tu-95MS, dan Tu-22M3.

Selain Rusia, Inggris juga mengembangkan jet supersonik yang begitu cepat itu yang dapat melebihi kecepatan rudal dan meninggalkan atmosfer Bumi untuk mencapai target dalam beberapa menit.

Menggabungkan teknologi jet dan roket, pesawat Inggris itu memiliki potensi untuk merevolusi penerbangan hipersonik dan dapat mengakses ruang angkasa lebih cepat.
Continue Reading →

Thursday, July 14, 2016

20 ribu tandatangan gugat hasil Pengadilan Laut China Selatan

 

Pengadilan Arbitrase Internasional di Den Haag, Belanda kemarin memutuskan China tak punya hak dalam sengketa di Laut China Selatan (LCS). Beijing juga disebut melanggar kedaulatan Filipina di wilayah laut sengketa tersebut.

China jelas menyatakan rasa keberatan, tidak sebatas dari kalangan pemerintahan namun kelompok akademisi asal Negeri Tirai Bambu juga menggalang dukungan dengan mengumpulkan 20 ribu lebih tandatangan untuk sebuah surat terbuka demi menggugat hasil Pengadilan Arbitrase Internasional terhadap LCS.

Diberitakan Xinhua, Selasa (12/7), draft surat berisi 2,500 kata yang digagas oleh kelompok muda pelajar China bidang hukum internasional di Belanda. Menurut mereka hasil putusan terbilang kontroversial. Inisiatif Filipina menghadirkan pihak ke tiga juga disebut sangat minim legalitas.

Usai putusan keluar, kelompok akademisi ini mengirim surat tersebut ke Divisi Urusan Samudra dan Hukum Laut di bawah naungan Kantor Hukum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Surat juga telah digandakan ke yudisial internasional dan bagian arbiteral, seperti Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), Pengadilan Tetap Arbitrase (PCA) dan Pengadilan Internasional untuk Hukum Laut.

Surat tersebut juga telah diunggah secara online dan beredar secara maya lewat media sosial. Hal ini dimaksud untuk mengundang partisipasi masyarakat dan rasa solidaritas demi melawan aturan yang tak mendasar. Hasilnya mengejutkan, kurang dari dua jam sudah ada lebih dari 20 ribu tandatangan terkumpul.



Continue Reading →

Wednesday, July 13, 2016

Gaya brutal presiden Filipina habisi pengedar narkoba, 4 hari menjabat 12 Tersangka Narkoba Meregang Nyawa


Merdeka.com -
Hari-hari ini adalah hari kelabu bagi para pengedar narkoba di Filipina. Rodrigo Duterte, presiden yang baru terpilih, sudah berjanji mengadakan perang melawan para pengedar, bandar, dan pemakai narkoba. Janji itu kini dibuktikannya dengan tindakan nyata.

Sejak terpilih menjadi presiden bulan lalu, saat ini sudah lebih 110 tersangka pengedar narkoba meregang nyawa oleh aparat kepolisian, seperti dikutip koran the Daily Mail, Selasa (12/7). Data mencatat sejak perintah Presiden Duterte diterapkan angka kematian para pengedar naik hingga 200 persen. Dalam enam bulan pertama dia menjamin perdagangan narkoba bisa dienyahkan. Media lokal menyebutkan, baru empat hari saja sejak Duterte jadi presiden sudah 12 tersangka bandar narkoba tewas diterjang timah panas aparat.

pengedar narkoba ditembak mati di filipina Daily mail
Bukan itu saja, presiden yang resmi menjabat pada 30 Juni itu juga mengajak warga sipil untuk membunuh para pengedar obat-obat terlarang dan menjanjikan memberi imbalan sejumlah uang.

"Kalau mereka ada di sekitar kalian, silakan hubungi kami, polisi atau lakukan sendiri kalau kalian punya senjata. Saya dukung kalian," kata dia di depan kerumunan massa bulan lalu, seperti dilansir koran the Straits Times.

"Kalau dia melawan sampai mati dan kalian bisa membunuhnya maka saya akan berikalian medali," lanjut dia. "Kalau dia mati, saya akan membayar lima juta peso (Rp 1,4 miliar) bagi gembong narkoba. Kalau masih hidup saya beri 4,999 juta peso saja," kata dia sambil tertawa.

Sejumlah foto yang beredar di Internet dan media massa memperlihatkan para pengedar narkoba tewas dibunuh dengan cara brutal.

Jasad seorang pengedar yang ditembak mati polisi di Manila terlihat seluruh kepalanya dibalut dengan plester dan di bagian dadanya ditaruh kertas kardus bertuliskan 'saya pengedar'.

Awal bulan ini saja sudah lima pengedar mati dalam baku tembak dengan polisi di Manila. Dalam penggerebekan itu polisi menemukan 200 gram methamphetamine, senjata api, dan sejumlah uang.

pengedar narkoba ditembak mati di filipina Daily mail
Jasad para pengedar terlihat bersimbah darah dan digotong di dalam plastik untuk ditaruh di dalam sebuah mobil van.

Pengacara pemerintah bahkan menyerukan agar aparat lebih banyak lagi membunuh para pengedar narkoba. Namun kalangan pembela hak asasi dan anggota parlemen menyesalkan cara brutal Duterte memerangi narkoba ini.

Pengacara pemerintah Jose Calida dua hari lalu menggelar jumpa pers menanggapi kritik dari kalangan yang tidak setuju cara Duterte membasmi narkoba. Dia mendukung tindakan tegas aparat membunuh para bandar narkoba di mana pun.

"Bagi saya, angka itu belum cukup. Berapa banyak pecandu narkoba atau pengedar di Filipina? Seluruh desa di negeri ini hampir dipenuhi narkoba," kata dia.

Filipina selama ini dikenal sebagai tempat persinggahan sindikat penjualan narkoba di Asia Tenggara. Angka penjualan narkoba di Filipina diperkirakan mencapai USD 8 miliar atau setara Rp 104,9 triliun.

"Kalau Anda terlibat narkoba, maaf saja. Saya harus meminta maaf kepada keluarga Anda karena Anda akan dibunuh," kata Duterte.

Pengacara pembela hak asasi terkenal Jose Manuel Diokno pekan lalu memperingatkan Duterte akan kebijakan brutalnya itu.

"Tindakan ini menerbitkan ledakan nuklir kekerasan yang di luar kendali dan menciptakan negara tanpa hakim," kata dia.

Menanggapi kritik semacam itu Duterte punya jawaban.

"Saya sudah melihat bagaimana korupsi menggerogoti dana pemerintah yang seharusnya untuk membantu kaum miskin. Saya sudah melihat bagaimana narkoba menghancurkan rakyat dan keluarga. Di lihat dari sudut pandang ini, tunjukkan di mana salah saya," kata dia.
Continue Reading →

Tuesday, July 12, 2016

Komandan China puji kehebatan pasukan TNI selesaikan tugas


Komandan China puji kehebatan pasukan TNI selesaikan tugas

Di Laut China Selatan, ketegangan sempat timbul antara Indonesia dan China. Namun di Republik Demokratik Kongo, komandan pasukan asal China tak bisa menyembunyikan kekagumannya melihat pasukan TNI.

Pasukan zeni TNI di Kongo sedang bertugas di bawah bendera PBB. Salah satu tugasnya adalah membangun jalur pacu bandara Mavivi.

"Saya dapat melihat secara langsung bagaimana Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-M/Monusco melaksanakan pekerjaan pembangunan Base Course Runway Bandara Mavivi pada malam hari. Melihat hasil yang telah dicapai sampai dengan saat ini (92,77%), saya selaku Force Engineering merasa puas dan kagum terhadap kinerja yang dicapai oleh Kontingen Kompi Zeni TNI," kata Letkol Miao Jian.

Letkol Miao Jian asal negara China adalah Force Engineering Head Quarter Monusco (Mission de LOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) yang merupakan atasan seluruh Kontingen Zeni yang terdapat di Monusco.

Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-M/Monusco yang berjumlah 175 personel terdiri dari TNI AD, AL dan AU di bawah pimpinan Letkol Czi Sriyanto.

Pernyataan yang disampaikan Letkol Miao Jian bukan tanpa alasan, karena dia sangat memahami terdapat hambatan-hambatan dan kendala ataupun keterbatasan yang dialami pasukan garuda dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan Base Course Runway Bandara Mavivi ini.

"Satgas Kompi Zeni TNI dengan segala kemampuan tehnis yang mereka miliki didukung dengan manajemen personel yang baik serta semangat kerja yang tinggi mampu melaksanakan pekerjaan pembuatan Base Course Runway Bandara Mavivi tersebut dengan standar tinggi," tuturnya.

Menurut Letkol Miao Jian, alokasi waktu yang diberikan kepada Kompi Zeni TNI dalam projek pembuatan Base Course ini adalah 130 hari. Namun, sampai dengan saat ini, Satgas Kompi Zeni TNI baru menggunakan 90 hari kerja, akan tetapi diperkirakan pekerjaan tersebut akan mampu diselesaikan kurang lebih dalam waktu 7 hari lagi. Perkiraan tersebut sangat beralasan, apabila melihat prosentase progress hasil pekerjaan harian rata-rata yaitu 0,98%.

Letkol Miao Jian yang didampingi oleh Letda Czi Paskalis Bensin (Danton TOB) juga menyampaikan rasa bangga dan memberikan apresiasi sangat positif atas dedikasi yang sudah dilaksanakan oleh Kontingen Indonesia.

"Setiap pekerjaan atau tugas yang diberikan kepada Satgas Kompi Zeni TNI baik yang berupa tugas key, major maupun minor dapat diselesaikan dengan sempurna dan lebih cepat dari waktu yang diperkirakan," ujarnya.

Di akhir peninjauannya dan akan meninggalkan lokasi pekerjaan, Force Engineering HQ Monusco Letkol Miao Jian menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh personel Kontingen Indonesia.

"Seandainya semua bekerja seperti Kontingen Indonesia," katanya.
Continue Reading →

Sudah 10 WNI Diculik Kelompok Bersenjata, Apa Kabar MoU Panglima 3 Negara?



Jumat 5 Mei 2016 atau sekitar 2 bulan yang lalu, di Gedung Agung, Yogyakarta, 3 panglima tentara tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia dan Filipina bertemu. Pertemuan itu dilatarbelakangi maraknya aksi penculikan oleh kelompok bersenjata di perairan Filipina.

Pertemuan yang juga diikuti Menteri Luar Negeri ketiga negara itu menelurkan sebuah kesepakatan untuk melakukan patroli bersama. Ketiga negara akan mengerahkan pasukan untuk menumpas kelompok bersenjata, yang sebagian merupakan kelompok Abu Sayyaf yang gemar melakukan penculikan di wilayah perairan Filipina.

Tapi bagaimana kenyataannya?

Dalam catatan detikcom, 2 bulan setelah pertemuan itu, justru sudah ada 10 WNI yang diculik kelompok bersenjata. Bahkan, kuat dugaan, dua kejadian penculikan dilakukan kelompok Abu Sayyaf.

Kejadian penculikan pertama pasca pertemuan Yogyakarta terjadi pada 20 Juni. Lokasi kejadian berada di sekitar Laut Sulu.

Kelompok bersenjata yang belakangan diketahui merupakan kelompok Abu Sayyaf mencegat Kapal Charles 001. Kapal yang berisi 13 ABK itu dibajak 2 kali oleh kelompok bersenjata, 7 WNI disandera, sedangkan 6 lainnya dibebaskan.

Penyanderaan terjadi di Laut Sulu dan dibagi dalam dua tahap pada 20 Juni sekitar pukul 11.30 waktu setempat, dan kedua 12.45 waktu setempat oleh 2 kelompok senjata yang berbeda.

Selang beberapa saat, tepatnya pada Sabtu (9/7) kembali terjadi penculikan terhadap WNI. Sebuah Kapal Pukat Tunda yang berisi 7 ABK sedang berlayar di pantai timur Sabah, sekitar 8 nautical mile dari pantai dan tiba-tiba diserang oleh sekelompok pria bersenjata yang naik perahu putih. Diketahui ada 5 pria bersenjata dan mereka berbicara bahasa Melayu dengan dialek Sulu.

Anehnya, dari 7 orang ABK, kelompok bersenjata itu hanya memilih orang yang berpaspor Indonesia untuk diculik. Sedangkan sisanya dilepas.

Ada 7 pekerja yang berada di Kapal Pukat Tunda dengan rincian 4 orang WNI dan 3 lainnya WNA. Saat itu, 5 orang bersenjata api yang menenteng M 16 dan M 14, datang dengan menggunakan kapal cepat berwarna putih. Ketiga WNI yang diculik adalah Lorence Koten (34), Teo Dorus Kopong (42) dan Emanuel (46).

Otoritas Malaysia menduga 5 pria bersenjata yang menculik 3 WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) adalah dari kelompok Abu Sayyaf yang dipimpin Apo Mike. Malaysia sudah menginformasikan Filipina terkait penculikan ini.

Hingga saat ini, dari 10 WNI yang disandera, belum ada satupun yang berhasil dibebaskan. Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu sempat menyebut bahwa sudah ada ribuan tentara Filipina yang mengepung kelompok Abu Sayyaf. Namun hingga saat ini belum ada kabar lanjutan dari Filipina.

Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo juga tidak bisa mengirimkan pasukannya ke Filipina. Indonesia tidak diizinkan melakukan operasi militer untuk membebaskan WNI yang disandera.

Namun, untuk 3 WNI yang disandera pada Sabtu (9/7), Jenderal Gatot menegaskan bahwa yang bertanggung jawab untuk membebaskan adalah pemerintah Malaysia. Pasalnya, lokasi penculikan berada di Malaysia dan ketiga WNI hanya bekerja di kapal Malaysia.

"Yang jelas ini tanggung jawab Malaysia karena ini kapal berbendera Malaysia dan beroperasi di sana dan tenaga kerja kita kerja disana dengan legal," ujar Gatot seusai rapat kepada wartawan di kantor Menko Polhukam Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (11/7).

Gatot mengaku heran kenapa hanya WNI Indonesia saja yang diculik. Padahal di kapal itu ada ABK lainnya.

"Kenapa selalu Indonesia yang diculik? Ini kapal-kapal Malaysia, mencari ikan di Malaysia, WNI kerja legal di sana. Diambil yang mempunyai passpor Indonesia, saya tanya adapa ini? Saya katakan tadi mungkin kita terlalu persuasif. Mungkin alasan ekonomi atau alasan yang lain lagi. Ini harus kita analisa dengan benar," urai dia.

Sementara itu, terkait MoU dengan Malaysia dan Filipina, Gatot mengaku belum bisa melakukan operasi. Masih ada SOP bersama yang harus disusun tiga negara.

"Kan baru kesepakatan, baru MoU saja," ujar Gatot beberapa waktu yang lalu.

"Indonesia siap (patroli bersama), tapi untuk diketahui Filipina kan sempat seperti demisoner gitu ya. Bukan demisioner tapi karena tanggal 30 kan nanti pergantian pemerintahan. Ini yang membuat kita tidak bisa cepat (realisasikan kesepakatan)," imbuhnya.
Continue Reading →

Monday, May 23, 2016

Kim Jong-un gelar sayembara cari jodoh buat adik perempuannya


Buat yang masih jomblo, mungkin berminat menjadi salah satu dari keluarga Kim di Korea Utara. Pasalnya, sang diktator, Kim Jong-un akan menggelar sayembara untuk mencari pasangan bagi sang adik Kim Yo-jong.
Yo-jong yang masih berusia 29 tahun, bulan ini menjadi salah satu orang terkuat di Komite Pusat Korea Utara. Perempuan lajang tersebut menang dalam pemilu yang digelar di negara pimpinan sang kakak.
Meskipun sudah sukses dalam usia muda, rupanya Yo-jong masih jomblo. Hal ini kemudian mendorong Kim Jong-un, sang kakak, untuk mencarikan pasangan bagi adik tercinta.
Sayembara digelar di Ibu Kota Pyongyang. Jong-un sudah memilihkan 30 kandidat elit dari ibu kota untuk menjadi pendamping sang adik.
Kim Yo-jong 2016 Merdeka.com
Dikutip dari koran The Sun, Minggu (22/5), proses seleksi calon suami Yo-jong sama dengan acara pencarian jodoh, Take Me Out yang mendunia. Yang membedakan, semua keputusan untuk sang adik ada di tangan Jong-un sendiri.
Jong-un sendiri sudah pernah memilih pria untuk adiknya pada 2012 silam, namun sayangnya tidak satu pun sesuai dengan ekspektasinya. Para kandidat pilihan Jong-un harus lulusan atau pelajar Universitas Kim Il-sung, dengan tinggi minimal 1,7 meter, enak dilihat dan juga harus mau menjadi militer.
Seorang pria, yang kabur dari Korea Utara berkomentar, para siswa di Universitas Kim Il-sung harus memberi jalan bagi Kim Yo-jong ketika dia berada di kampus. Mereka bahkan tidak boleh satu lift dengannya.
"Ah, sama seperti kacung. Siswa di Universitas Kim Il-sung harus minggir, memberi jalan bagi Yo-jong di lorong, bahkan tak seorang pun boleh masuk lift yang sama dengan dia, kecuali orang yang dianggap teman," kata si pembelot tersebut.
Dia juga membeberkan, 30 calon yang diajukan Jong-un terdaftar di Angkatan Darat Korut. Mereka juga merupakan anggota Partai Buruh.
"Dia (Jong-un) memilih 30 lulusan dan mahasiswa yang terdaftar di program master. Mereka itu bertugas di Angkatan Darat Korea Utara dan merupakan anggota Partai Buruh. Penampilan mereka memang luar biasa dengan tinggi lebih dari 175 centimeter," lanjut dia. ()Merdeka,com
Berikan Tanggapan Penilaian Anda Tentang Artikel Yang Telah Anda Baca Sebagai Motifasi Agar Blog Ini Berkembang Lebih Baik




Continue Reading →

Kalla: Senjata Bocah di Video ISIS Bisa Saja Replika


Video bocah-bocah berlatih perang menggunakan senjata laras panjang maupun laras pendek muncul di situs berbagi video YouTube. Bocah-bocah itu diduga berasal dari Indonesia karena mereka terlihat membakar paspor Indonesia. Dalam video itu, anak-anak itu mendukung ISIS.

Wakil Presiden Jusuf Kalla tak yakin mereka adalah anak Indonesia yang dikirim ke Timur Tengah. "Saya tak yakin anak-anak kecil dikirim ke Timur Tengah itu. Enggak yakin," kata Kalla, Jumat, 20 Mei 2016, di Istana Wakil Presiden, Jakarta.

Kalla mengaku belum melihat video tersebut. Tapi, Kalla mengatakan, video seperti itu bisa dibuat di mana saja dan tak bisa memberikan indikasi bahwa yang ada di dalam video itu adalah anak-anak Indonesia. Kalla mencurigai video dibuat untuk tujuan propaganda. "Bisa saja dia buat untuk menjadi show aja," kata Kalla.

Menurut Kalla, pembuat video bisa saja mengumpulkan anak-anak dan memberikan senjata atau replika mainan. Dan hal itu mudah saja dilakukan. "Itu hanya propaganda. Saya tidak yakin anak-anak kita seperti itu," ujar Kalla.
Dua video berdurasi 2 menit 40 detik dan 10 menit beredar di media berbagi video YouTube. Sekitar 20 anak disebut berasal dari Indonesia. Mereka berlatih perang dan membakar paspor Indonesia berwarna hijau. Telihat pula seorang pria yang berbicara dengan bahasa Indonesia, berdiri mendampingi sekelompok anak yang tengah membakar paspornya.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan menyatakan masih memeriksa video propaganda ISIS yang melibatkan anak-anak.
Adapun unit cyber crime Markas Besar Polri sedang mencermati dan mengusut siapa dalang di balik pembuatan dan penyebaran video yang diduga kuat dibuat di Suriah tersebut. Tim Polri juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Berikan Tanggapan Penilaian Anda Tentang Artikel Yang Telah Anda Baca Sebagai Motifasi Agar Blog Ini Berkembang Lebih Baik


Continue Reading →

Berita Acak

    LIKE FANSPAGE

    Blog Archive